Apa Itu Narcissistic Personality Disorder? Awas Jangan Asal Melabeli NPD!

Ilustrasi media sosial.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Di era media sosial, istilah “narsis” sering digunakan sehari-hari untuk orang yang tampak percaya diri atau ingin diperhatikan. Namun, para ahli menekankan bahwa Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah kondisi kesehatan mental yang hanya bisa didiagnosis oleh profesional, dan berbeda jauh dari sifat narsis biasa.

img_title Perempuan Rentan Kelelahan Fisik dan Mental, Aktivitas Ini Bisa Bantu Kelola Stres

Sebab, penting untuk tidak asal melabeli teman, pasangan, atau rekan kerja dengan NPD, karena diagnosis semacam ini membutuhkan pemeriksaan klinis dan observasi jangka panjang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah label bisa menimbulkan stigma dan salah paham, bahkan memengaruhi hubungan sosial. Scroll untuk info lebih lanjut, yuk! 

img_title Hasil Survei Mengejutkan: Tidur dan Kesehatan Mental Kini Jadi Prioritas Orang Indonesia

Apa Itu NPD?

Budaya Narsistik Remaja dan Instagram sebagai Wadahnya.

Photo :
  • vstory

img_title Bukan Sekadar Hewan Peliharaan, Ini Alasan Kucing Bisa Membawa Kebahagiaan bagi Pemiliknya

Melansir dari Mayo Clinic, Senin, 12 Januari 2026, NPD adalah gangguan kepribadian di mana seseorang memiliki rasa penting diri yang tinggi, membutuhkan pengakuan dari orang lain, dan terkadang kesulitan memahami perasaan orang lain.

Perlu dicatat, banyak orang memiliki sifat narsis wajar, seperti percaya diri atau ambisius, tanpa mengalami NPD. Perbedaan utama adalah tingkat intensitas, konsistensi, dan dampak perilaku terhadap kehidupan sehari-hari.

Gejala NPD

Beberapa gejala yang mungkin terlihat pada NPD antara lain:

- Rasa penting diri yang berlebihan
- Sensitif terhadap kritik atau kegagalan
- Kesulitan menjaga hubungan yang sehat
- Fokus berlebihan pada kesuksesan, penampilan, atau status

Gejala ini tidak boleh digunakan untuk menilai seseorang secara sembarangan. Hanya profesional yang bisa menentukan apakah perilaku tersebut memenuhi kriteria klinis NPD atau bukan. 

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab NPD belum sepenuhnya dipahami, tapi beberapa faktor bisa berperan, di antaranya: 

1. Lingkungan: Hubungan anak-orang tua yang ekstrem (terlalu memuja atau terlalu mengkritik)

2. Genetik: Sifat kepribadian yang diwariskan

3. Neurobiologi: Hubungan otak dengan pola pikir dan perilaku

Dampak dan Komplikasi

Jika tidak ditangani, NPD dapat memengaruhi:

- Hubungan sosial dan keluarga
- Pekerjaan atau studi
- Kesehatan mental, termasuk depresi atau kecemasan

Namun, dengan dukungan dan terapi yang tepat, banyak individu dengan NPD tetap bisa menjalani kehidupan yang memuaskan dan hubungan yang sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pencegahan dan Perawatan

Tidak ada cara pasti untuk mencegah NPD, tetapi beberapa langkah bisa membantu:

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut