BAB sambil Main HP di Toilet bisa Ambeien

Ilustrasi main HP di toilet.
Sumber :
  • Freepik/pressfoto

Jakarta, VIVA – Dokter spesialis bedah umum lulusan Universitas Indonesia, Franky Mainza Zulkarnain, mengingatkan bahwa kebiasaan sering duduk berlama-lama sambil bermain ponsel pintar (smartphone/HP) di toilet dapat memperbesar risiko terkena wasir atau ambeien.

img_title Resmi Digelar, Operasi Patuh Jaya 2026 Bakal Sasar Pengendara yang Suka Main HP di Jalan hingga Tak Pakai Helm

"Pergi ke toilet untuk buang air besar (BAB) itu kalau kita memang sudah ingin BAB, bukan tunggu BAB keluar sambil pegang HP. Kadang-kadang orang begitu atau dia sudah selesai BAB, tapi belum selesai main HP," katanya di Jakarta, Senin, 12 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Franky mengatakan gaya hidup kekinian seperti buang air di kloset duduk dapat memicu tekanan dalam anus meningkat ketika mengejan.

img_title Backup HP Saat Internet Terbatas, Ada Strategi Mudah Memindahkan File Besar Tanpa Menghabiskan Kuota

Tekanan yang tinggi akan memperbesar pembuluh darah dan memicu terjadinya wasir atau kondisi di mana terjadi pembengkakan atau pelebaran pembuluh darah vena (varises) di sekitar anus atau rektum bagian bawah.

Risiko akan semakin tinggi jika feses yang keluar berbentuk keras karena kekurangan serat, sehingga menuntut tubuh untuk mengejan lebih keras.

img_title Tecno Spark 50s 5G vs Infinix Note 50s 5G, Hp Mana yang Lebih Layak untuk Gaming Santai?

Pria yang praktik di Rumah Sakit Pondok Indah-Puri Indah itu turut menyampaikan risiko terkena wasir juga akan makin besar pada orang-orang yang malas bergerak dan gemar duduk dalam kurun waktu yang lama.

Sedangkan, dari sisi usia, kebanyakan kasus yang ia temui selama praktik pada pasien berusia 35 hingga 50 tahun. Franky membeberkan wasir paling sering menimpa laki-laki.

Namun, tidak menutup kemungkinan wasir terjadi pada usia yang lebih muda. Penyebab umum lain yang disebutkan yaitu masa kehamilan yang dapat meningkatkan tekanan dari dalam rahim, di mana besar ukuran bayi akan memengaruhi tingginya tekanan.

Kegemukan atau obesitas juga menjadi salah satu penyebab karena akan menambah tekanan pada pembuluh darah.

Adapun gejala wasir yang dapat dirasakan oleh penderitanya yakni timbulnya rasa gatal, nyeri, perih hingga berdarah saat buang air besar akibat adanya peningkatan tekanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rasa yang tidak nyaman itu akan membuat penderita sulit untuk duduk ataupun beraktivitas seperti biasa.

Oleh karenanya, Franky meminta masyarakat lebih memperhatikan pola makan terutama mengonsumsi banyak serat, menghindari makanan-makanan yang terlalu pedas atau banyak mengandung gas.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut