Cara Simpel Pilah Sampah di Rumah, Kebiasaan Kecil yang Bisa Ubah Wajah Kota

Ilustrasi sampah.
Sumber :
  • Freepik.

Jakarta, VIVA – Memilah sampah dari rumah mungkin terdengar sepele, bahkan sering dianggap merepotkan. Padahal, kebiasaan kecil ini justru menjadi kunci penting dalam mengatasi persoalan sampah yang kian kompleks di kota besar seperti Jakarta.

img_title Pengelolaan Sampah Plastik dari Aktivitas Penerbangan Bisa Perkuat Ekonomi Sirkular, Ini Contohnya

Di tengah gaya hidup urban yang serba cepat, banyak orang masih mencampur sampah tanpa berpikir panjang. Akibatnya, proses pengolahan jadi lebih sulit, dan peluang untuk mendaur ulang atau memanfaatkan kembali material bernilai ikut berkurang. Di sinilah pentingnya membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya: rumah tangga. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesadaran ini coba diangkat lewat berbagai pendekatan yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat. Salah satunya terlihat dalam kampanye publik bertema “Pilah Sampah dari Rumah” yang hadir di ruang terbuka seperti Car Free Day Jakarta. Dengan konsep santai dan interaktif, edukasi soal sampah dikemas lewat talkshow ringan, parade, hingga booth yang mengajak pengunjung belajar langsung.

img_title Ada Uang di Balik Sampah Plastik, Ini 7 Ide Bisnis yang Bisa Jadi Ladang Cuan

Di sana, masyarakat bisa mengenal cara sederhana memilah sampah, mulai dari organik dan anorganik, hingga melihat langsung bagaimana sampah organik bisa diolah menggunakan maggot, atau bagaimana plastik didaur ulang. Ada juga pengenalan peran Bank Sampah sebagai bagian dari sistem pengelolaan berbasis komunitas.

Menariknya, pendekatan seperti ini terbukti lebih mudah diterima. Banyak pengunjung yang awalnya merasa memilah sampah itu rumit, justru berubah pikiran setelah mendapatkan penjelasan langsung.

img_title Ubah Sampah Organik Jadi Energi, Bank Jakarta Bakal Bangun Dua Biodigester Komunal di Jakut

“Awalnya saya pikir pilah sampah itu ribet dan menyita waktu, tapi setelah dijelasin langsung di booth, ternyata bisa dimulai dari hal sederhana di rumah. Saya semakin yakin kita sebagai masyarakat bisa disiplin memilah sampah dari rumah selama diniatkan dengan baik,” ujar salah satu pengunjung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sisi penggerak lingkungan, perubahan perilaku memang tidak bisa hanya mengandalkan sistem besar di belakang layar. Peran individu tetap jadi fondasi utama.

“Pengelolaan sampah tidak bisa hanya bergantung pada sistem di hilir. Perubahan harus dimulai dari hulu, yaitu dari rumah tangga dan kebiasaan sehari-hari masyarakat," ujar Amrullah Rosadi, Managing Director Divers Clean Action, dalam keterangannya, dikutip Senin 4 Mei 2026. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut