Donald Trump bikin Dunia Heboh! Punya Informasi 'Sangat Menarik' soal UFO

Presiden AS Donald Trump.
Sumber :
  • REUTERS/Jonathan Ernst

Jakarta, VIVA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku jika pemerintahannya akan mendeklasifikasi dan merilis berkas-berkas mengenai objek terbang tak dikenal (UFO) dalam waktu dekat.

img_title Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi

Departemen Perang atau Pentagon baru-baru ini mengatakan sedang meninjau dan mengonsolidasikan catatan terkait sebelum dirilis ke publik, dengan alasan kekhawatiran keamanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump menandatangani perintah eksekutif pada awal tahun ini yang menginstruksikan Pentagon untuk mengungkapkan "semua informasi" yang terkait dengan UFO dan fenomena udara tak dikenal (UAP).

img_title Harga Emas Hari Ini 24 Agustus 2026: Produk Antam Bersinar, Global Kinclong

“Saya pikir kita akan merilis sebanyak mungkin informasi dalam waktu dekat… beberapa di antaranya akan sangat menarik bagi masyarakat. Saya mewawancarai beberapa pilot – orang-orang yang sangat terpercaya. Dan mereka mengaku sudah melihat hal-hal yang tidak akan Anda percaya,” katanya, seperti dikutip dari situs Russia Today, Senin, 4 Mei 2026.

Perintah eksekutif Trump tentang berkas UFO bukan tanpa alasan. Langkah itu diambilnya usai mantan Presiden AS Barack Obama secara terbuka mengatakan bahwa alien itu nyata dan benar adanya.

img_title Vladimir Putin dan Donald Trump Berpotensi Ketemu di KTT APEC China, Momen Besar untuk Indonesia

Ketertarikan AS pada alien dan UFO telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan penyelidikan yang dilakukan pemerintah terhadap berbagai laporan, termasuk melalui Kantor Resolusi Anomali Semua Domain (AARO) Departemene Perang (Pentagon), dan pembentukan saluran bagi pilot dan masyarakat untuk melaporkan penampakannya.

Pada Maret 2024, Pentagon menyatakan bahwa mereka tidak memiliki bukti bahwa fenomena udara tak dikenal, atau UFO, sebenarnya adalah teknologi alien, dan menambahkan bahwa banyak kasus melibatkan balon cuaca, pesawat mata-mata, satelit, dan aktivitas rutin lainnya.

Menkeu AS, Scott Bessent.

'Economic D-Day' untuk Iran Dimulai

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent mengaku negaranya sedang memasuki operasi "Economic D-Day" untuk melumpuhkan kemampuan militer dan nuklir Iran.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut