'Economic D-Day' untuk Iran Dimulai

Menkeu AS, Scott Bessent.
Sumber :
  • REUTERS/Annabelle Gordon

VIVA – Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent mengatakan negaranya sedang memasuki operasi "Economic D-Day" terhadap Iran setelah upaya Pemerintahan Presiden Donald Trump melumpuhkan kemampuan militer dan nuklir Iran.

img_title DPR Tolak Pemakzulan Trump

"Presiden Trump telah melumpuhkan kemampuan militer Iran, menghancurkan hampir 100 persen pabrik-pabrik militernya, dan mengubur program nuklirnya," kata Bessent, seperti dikutip dari Anadolu Ajansi, Senin, 24 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan AS telah memasuki tahap akhir, di mana ketika fajar menyingsing sesuai waktu setempat, maka operasi "Economic D-Day" terhadap Iran akan dimulai.

img_title Trump Buka Pintu Mobil China Masuk Amerika

"Saat fajar menyingsing, "Economic D-Day" dimulai, yakni serangan finansial terbesar yang pernah dilancarkan terhadap musuh," tegasnya.

Scott Bessent mengatakan Pemerintah AS akan memanfaatkan setiap sumber daya yang tersedia untuk semakin mengisolasi Iran secara ekonomi dan memutus sumber-sumber dukungan bagi Pemerintah Iran.

img_title Trump Minta Negara Tak Dukung AS 'Bayar Keamanan' Selat Hormuz

"Presiden (Trump) telah menciptakan kondisi untuk memanfaatkan setiap lembaga, setiap kewenangan, dan tindakan yang banyak orang anggap tidak akan pernah kami ambil. Tujuan kami adalah memutus setiap sumber daya ekonomi yang menopang rezim tirani tersebut hingga Iran berdiri sendiri," kata Bessent.

Ia pun memperingatkan pemerintah dan pihak-pihak lain untuk tidak berasumsi bahwa AS tidak akan menjatuhkan sanksi kepada mereka yang menentang kebijakan AS terhadap Iran.

"Iran telah bertahan dengan menyamarkan pemerasan sebagai jaminan keamanan. Mereka memperoleh kekuatan dari perhitungan yang menganggap pembalasan Iran pasti terjadi, sementara tindakan penegakan kebijakan AS dianggap dapat dinegosiasikan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di bawah kepemimpinan Trump, lanjut Bessent, era itu telah berakhir. "Dan mereka yang khawatir akan bahaya menentang Iran, sebaiknya tidak meremehkan konsekuensi dengan menantang AS," ujarnya.

Meski begitu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent tidak merinci lebih lanjut soal langkah-langkah ekonomi spesifik atau lembaga-lembaga mana yang akan terlibat dalam serangan ekonomi tersebut.

VIVA Militer: Rudal balistik milisi Houthi Yaman

Fokus Perang dengan Iran, AS Ogah Bantu Arab Saudi Lawan Houthi

Amerika Serikat (AS) menolak memberikan dukungan udara kepada Arab Saudi dalam konfliknya dengan gerakan militer-politik Houthi yang menguasai wilayah utara Yaman

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut