Studi Sebut Pegawai Bergaji Rendah Berisiko Lebih Tinggi Meninggal Dini

Ilustrasi pekerja
Sumber :
  • Freepik

VIVA –Pekerja yang memiliki gaji rendah memiliki risiko kematian yang lebih tinggi terutama jika mereka juga mengalami kondisi pekerjaan yang tidak stabil. Hal ini terungkap dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Jurnal Medis Journal of the American Medical Association (JAMA) yang dirilis pada tahun 2023 lalu.

img_title Daftar Pekerja yang Tidak Berhak Menerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Anda Termasuk?

Penelitian yang dilakukan oleh Mailman School of Public Health Columbia University ini, melacak pekerjaan dan kesehatan terhadap 4.000 pekerja di Amerika Serikat selama 12 tahun. Dari data yang dikumpulkan dari Health and Retirement Study milik University of Michigan di tahun 1992 hingga 2018 dengan melibatkan peserta berusia setidaknya 50 tahun di awal penelitaian dan usia 60-an pada akhir periode penelitian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasilnya, pekerja berusia paruh baya yang menerima upah rendah secara konsisiten memiliki kemungkinan meninggal 38 persen lebih tinggi selama periode 12 tahun dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah menerima upah rendah. Risikonya bahkan lebih dari dua kali lipat pada pekerja yang mengalami upah rendah secara terus-menerus sekaligus pekerjaan yang tidak stabil atau sering berubah.

img_title Satya JKN Awards 2026: Bukti Badan Usaha Peduli Pekerja

Melansir laman CBS, Selasa 18 Agustus 2026, hubungan antara kondisi sosial ekonomi dan kesehatan sebenarnya sudah banyak dibuktikan dalam berbagai penelitian. Namun, para penulis studi terbaru ini mengatakan bahwa melihat persoalan tersebut dari sisi upah memberikan sudut pandang yang penting. Menurut mereka, upah mencerminkan aspek pendapatan sekaligus jenis pekerjaan seseorang, yang keduanya dapat memengaruhi kesehatan dengan cara yang berbeda.

Pekerja dengan upah rendah termasuk kelompok yang paling rentan dalam dunia kerja. Mereka secara tidak proporsional lebih banyak bekerja di pekerjaan yang memiliki tingkat paparan lebih tinggi terhadap bahaya di tempat kerja, tekanan pekerjaan, serta berbagai faktor lain yang diketahui dapat meningkatkan risiko kesehatan.
Data penelitian ini menunjukkan bahwa pekerja yang secara konsisten menerima upah rendah jauh lebih mungkin melaporkan kondisi kesehatan yang buruk atau kurang baik dibandingkan pekerja lainnya. Mereka juga lebih sering mengalami gejala depresi dan lebih banyak yang tidak pernah mendapatkan asuransi kesehatan yang ditanggung oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title 63.789 Pekerja Kena PHK, DPR Desak Pemerintah Kawal Hak Mereka Dipenuhi Perusahaan
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut