Kopi vs Matcha, Mana yang Lebih Sehat untuk Jantung?
- Freepik
VIVA – Pagi hari Anda mungkin dimulai dengan secangkir kopi. Namun, belakangan matcha ikut mencuri perhatian sebagai minuman yang dianggap lebih sehat.Â
Keduanya sama-sama mengandung kafein, tetapi manfaatnya bagi tubuh tidak sepenuhnya sama. Lalu, jika yang menjadi pertimbangan adalah kesehatan jantung, apakah matcha benar-benar lebih unggul daripada kopi?
Selama bertahun tahun, kopi kerap dikaitkan dengan berbagai kekhawatiran, mulai dari jantung berdebar hingga tekanan darah meningkat. Matcha kemudian muncul dengan citra berbeda karena kaya antioksidan dan dianggap lebih ramah bagi tubuh.Â
Padahal, penelitian mengenai kedua minuman tersebut justru memberikan gambaran yang lebih kompleks. Jika Anda sedang memilih antara kopi dan matcha, berikut perbandingan manfaat keduanya berdasarkan bukti penelitian, sebagaimana dilansir dari Harvard Health, Jumat, 21 Agustus 2026.
1. Kopi punya bukti lebih kuat untuk kesehatan jantung
Jika dilihat dari kekuatan bukti ilmiah, kopi saat ini memiliki keunggulan. Sejumlah penelitian berskala besar menemukan konsumsi kopi dalam jumlah moderat berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular, stroke, gagal jantung, dan gangguan irama jantung yang lebih rendah.
Penelitian yang melibatkan hampir 450.000 orang juga menemukan bahwa konsumsi sekitar dua sampai tiga cangkir kopi per hari berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian yang lebih rendah dibandingkan tidak mengonsumsi kopi.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa kopi tidak otomatis menjadi minuman yang buruk bagi jantung. Justru, dalam jumlah yang tepat, kopi dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan kardiovaskular.
2. Matcha kaya antioksidan
Matcha memiliki keunggulan dari kandungan polifenol dan katekin, terutama epigallocatechin gallate atau EGCG. Senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan yang dapat membantu melawan stres oksidatif di dalam tubuh.
Penelitian mengenai teh hijau secara umum juga menunjukkan potensi manfaat terhadap kesehatan jantung. Konsumsi teh hijau dikaitkan dengan beberapa faktor risiko kardiovaskular, termasuk tekanan darah dan kadar kolesterol.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Bukti ilmiah yang secara khusus meneliti efek matcha terhadap penyakit jantung masih jauh lebih terbatas dibandingkan penelitian mengenai kopi.