Kenapa Stamina Pria Menurun Setelah Usia 40?
- Pexels @GlassesShopGS
Gejala lain dari kadar testosteron rendah antara lain:
- Energi dan stamina menurun
- Mudah tersinggung
- Sulit berkonsentrasi
- Anemia
- Rasa panas yang muncul tiba-tiba (hot flushes)
- Disfungsi ereksi
- Infertilitas atau gangguan kesuburan
- Pertumbuhan rambut di wajah dan tubuh berkurang
- Massa otot menurun
- Pertumbuhan jaringan payudara atau ginekomastia
- Massa tulang berkurang atau osteoporosis
4. Sleep apnea
Sleep apnea adalah gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan seseorang berhenti selama setidaknya 10 detik ketika tidur. Kondisi ini dapat terjadi berulang kali dalam satu malam. Sleep apnea lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita dan juga lebih umum dialami oleh orang yang mengalami kelebihan berat badan. Gejala utama sleep apnea adalah rasa kantuk berlebihan pada siang hari. Gejala lainnya meliputi:
- Tidur tidak nyenyak
- Mendengkur dengan keras
- Sakit kepala saat bangun tidur
- Sulit berkonsentrasi
- Mudah tersinggung
- Cemas atau depresi
Gejala-gejala tersebut tidak selalu berarti seseorang mengalami sleep apnea. Namun, jika seseorang merasa memiliki gejala sleep apnea, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Kondisi ini dapat membahayakan kesehatan jika tidak ditangani.
5. Insomnia
Insomnia dan berbagai masalah tidur lainnya juga dapat menyebabkan tubuh kekurangan energi. Insomnia lebih sering terjadi pada wanita, tetapi pria juga dapat mengalaminya. Gangguan ini dapat menyerang pria pada usia berapa pun, meski lebih umum terjadi pada orang lanjut usia.
Penyebab insomnia sangat beragam, mulai dari masalah fisik, emosional, hingga faktor psikologis.
6. Depresi
Menurut National Institute of Mental Health, sebanyak 6,2 persen pria di Amerika Serikat mengalami episode depresi berat pada 2021. Pria yang mengalami depresi dapat merasakan energi yang sangat rendah. Mereka juga bisa kehilangan minat terhadap berbagai hal dalam hidup, seperti pekerjaan, keluarga, maupun hobi. Depresi pada pria juga dapat menimbulkan sejumlah gejala berikut:
- Merasa sedih dan mudah tersinggung
- Mudah marah atau bersikap agresif
- Gangguan tidur
- Sulit berkonsentrasi
- Kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari
- Masalah terkait gairah dan fungsi seksual
- Menjauh dari teman dan keluarga
Dibandingkan wanita, pria cenderung lebih jarang mengakui bahwa mereka mengalami depresi, membicarakannya, atau mencari bantuan untuk mendapatkan pengobatan. Padahal, menghadapi kondisi tersebut dengan membicarakannya kepada orang terdekat atau dokter dan mendapatkan penanganan yang tepat merupakan hal yang penting.