Facebook Juga Punya Data Telepon dan SMS Pengguna

Facebook.
Sumber :
  • Reuters/Dado Ruvic/Illustration/File Photo

VIVA – Facebook baru-baru ini mengakui bahwa mereka juga merekam data pengguna terkait telepon dan SMS. Hal ini ternyata dibantu oleh Google, sebagai produsen Android.

img_title Jual-Beli Satwa Dilindungi Lewat Facebook Dibongkar Kemenhut, 7 Burung Langka Disita di Jayapura

Isu awal ini datang dari seorang pengguna Facebook yang baru saja mengunduh semua data-data dirinya yang tersimpan di platform sosial media itu. Dia mengetahui adanya rekaman data tanggal, waktu, durasi menelepon dan penerima panggilan, yang telah ia lakukan dalam beberapa tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam respons yang dipublikasikan, Facebook membantah kabar tersebut meskipun tidak menutup kemungkinan hal itu bisa saja terjadi. Pihak Facebook menyebut jika mereka tidak pernah merekam atau mencatat riwayat panggilan maupun pesan teks yang ada di smartphone pengguna tanpa izin.   

img_title Instagram hingga WhatsApp Kini Bisa Premium, Apa Bedanya?

Mark Zuckerberg berjalan di antara orang-orang.

"Kami tidak merekam atau mencatat data-data tersebut tapi memang kami mengumpulkan dan menyimpan semua logs itu untuk pengguna yang mau fitur tambahan di Messenger atau Facebook Lite di perangkat Android," ujar pihak Facebook, dilansir SlashGear, Selasa, 27 Maret 2018.

img_title Hari Ini! Akun FB dan Instagram Anak Usia di Bawah 16 Tahun Mulai Dihapus

Hal ini, menurut pihak Facebook, akan membantu pengguna menemukan atau tetap terhubung dengan orang-orang terdekat, juga bisa menampilkan pengalaman yang lebih baik berkutat di Facebook. Jadi hanya mereka yang setuju dan mengizinkan saja yang datanya tersimpan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami memperkenalkan fitur ini untuk pengguna Android beberapa tahun lalu. Memasukkan kontak merupakan hal yang wajar di aplikasi jejaring sosial sebagai cara agar lebih mudah menemukan orang-orang agar tetap terhubung," ujarnya.

Sayangnya, pengamat teknologi dari Ars Technica, Sean Gallagher, mengkonfrontir pernyataan tersebut. Menurutnya, sangat tidak mungkin semua pengguna Facebook menyadari adanya opsi opt-in ini. Pasalnya, Opt-in merupakan opsi default pada pengaturan dan pengguna tidak pernah diinformasikan secara terpisah terkait ini. (mus)

Kepala Eksekutif Meta Mark Zuckerberg.

Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

Meta menyepakati janji dengan pemerintah negara bagian AS untuk memberlakukan jam malam dan batasan waktu otomatis pada akun remaja di Instagram dan Facebook.

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut