WhatsApp Bongkar Sindikat Narkotika Internasional

Aplikasi WhatsApp.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Aplikasi pesan instan WhatsApp berhasil mengungkap jaringan narkotika dan obat-obatan terlarang internasional.

img_title 9 Juta Akun TikTok Anak Dinonaktifkan, Instagram 85 Ribu-Facebook 99 Ribu

Departemen Kepolisian South Wales, Inggris, membongkar aktivitas dan menangkap bandar narkoba setelah mengidentifikasi sidik jari tersangka dari foto yang dikirim melalui WhatsApp.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kepala Unit Dukungan Ilmiah Kepolisian South Wales, Dave Thomas mengatakan, dari tangan bandar narkoba itu ditemukan ribuan pil ekstaksi sebagai barang bukti.

img_title Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

Selain itu, pihaknya juga menemukan mata uang virtual Bitcoin dalam sebuah penggerebekan, di mana jika dikonversi ke poundsterling, maka nilainya mencapai 20 ribu poundsterling atau sekitar Rp389 juta.

Thomas lalu menjelaskan kronologis terungkapnya transaksi barang haram tersebut. "Kami mengambil foto dari kumpulan gambar di WhatsApp. Lalu, kami menemukan sebagian tangan seorang pria yang sedang memegang sejumlah pil ekstasi," kata dia, seperti dikutip The Verge, Selasa, 17 April 2018.

img_title Jual-Beli Satwa Dilindungi Lewat Facebook Dibongkar Kemenhut, 7 Burung Langka Disita di Jayapura

Sorot Facebook - Media Sosial Facebook Whatsapp

Thomas melanjutkan, foto tersebut lalu ditelisik lebih dalam dengan investigasi data dari sebuah smartphone yang didapat Kepolisian South Wales dari hasil penggerebekan di kota Bridgend.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah kami identifikasi sidik jari pada foto tersebut, lalu mencocokkannya dengan bandar narkoba yang sudah lama jadi target kami," paparnya.

Thomas menjelaskan bila kelompok ini dikenal memanfaatkan teknologi dan media sosial dalam menawarkan narkoba dengan cara bertukar pesan memakai WhatsApp, karena aplikasi milik Facebook ini berkomitmen memberi keamanan yang terenkripsi secara end-to-end.

Ilustrasi Facebook.

Meta Nonaktifkan Ratusan Ribu Akun, Facebook Jadi Sorotan!

Meta nonaktifkan 184 ribu akun anak di Facebook dan Instagram sebagai bagian dari penerapan PP Tunas. Pemerintah juga menyoroti perlindungan anak di media sosial.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut