Facebook Indonesia Minta Maaf, Tapi Merasa Tak Jual Data

Vice President and Public Policy Facebook Asia Pacific, Simon Milner (kiri) saat rapat dengan DPR di Jakarta beberapa waktu lalu.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Sorot Facebook - Kehidupan di Inggris

img_title Meta Platform PHK Ratusan Karyawan, 5 Divisi Ini Jadi Target Utama

Investigasi menyeluruh

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Kebijakan Publik Facebook Asia Pasifik, Simon Milner, mengaku telah bersikap soal adanya pelanggaran terhadap kebijakan platformnya. Sikap yang diambil antara lain menghapus aplikasi 'this is your digital life' dan meminta yang menyalahgunakan data itu untuk segera menghapusnya.

img_title Penipuan Jual Mobil Bekas Lewat Facebook Masih Mengintai

"Tentu saja ada tindakan yang kami lakukan seperti menghapus aplikasinya. Tapi ini tergantung dari jenis pelanggaran. Kalau minor saja akan dilakukan perubahan. Kalau yang dilakukan Dr Kogan jelas-jelas harus dihapus," kata Milner, dalam Rapat Bersama Komisi I DPR, Jakarta.

Ia mengungkapkan ada kewajiban bagi perusahaan pemilik aplikasi 'this is your digital life' untuk menghapus data yang diperolehnya. Bahkan, sejak 2015, Milner mengaku sudah meminta untuk menghapus data tersebut.

img_title Meta Indonesia Ungkap AI bikin Iklan Makin Nempel, Pengguna Facebook dan Instagram Naik Tajam

"Terkait dengan langkah yang ditempuh terhadap Dr Kogan. Pertama adalah investigasi saat ini sedang berlangsung," tegasnya. Ia menjelaskan bahwa saat ini masih berlangsung investigasi, karena ada tuduhan data pemilik akun Facebook masih disimpan.

Milner meminta agar menunggu hasil investigasi bisa diselesaikan. "Kami tidak berhenti melakukan investigasi. Saat investigasi selesai, maka kami akan menempuh tindakan yang sudah seharusnya ke Dr Kogan dan Cambridge Analytica," paparnya. (ren)

Ilustrasi Facebook.

Meta Nonaktifkan Ratusan Ribu Akun, Facebook Jadi Sorotan!

Meta nonaktifkan 184 ribu akun anak di Facebook dan Instagram sebagai bagian dari penerapan PP Tunas. Pemerintah juga menyoroti perlindungan anak di media sosial.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut