Polri Periksa Lagi Pimpinan Facebook Usai May Day

Media sosial Facebook.
Sumber :
  • REUTERS/Dado Ruvic

VIVA – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal mengungkapkan Badan Reserse dan Kriminal Polri akan kembali memeriksa pimpinan media sosial Facebook terkait dugaan kebocoran data lebih dari sejuta penggunanya di Indonesia

img_title 9 Juta Akun TikTok Anak Dinonaktifkan, Instagram 85 Ribu-Facebook 99 Ribu

Ini merupakan panggilan kedua setelah sebelumnya Facebook dipanggil pada Rabu 18 April 2018. "Facebook kembali dipanggil Bareskrim untuk dimintai keterangan lebih lanjut," kata Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin 30 April 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam proses konfirmasi dan pengambilan keterangan dari Facebook, kata Iqbal, Polri terus berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

img_title Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

Ketika disinggung kapan pemanggilan kedua Facebook, mantan Kapolrestabes Surabaya ini belum bisa memastikan. Namun, Iqbal menyebut pemanggilan akan dilakukan pasca-penyelenggaraan Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat. Yang pasti setelah May Day," ungkapnya. Mengenai pemanggilan sebelumnya, Iqbal enggan menyampaikan secara rinci hasil pemeriksaan dengan alasan rahasia penyelidikan.

img_title Jual-Beli Satwa Dilindungi Lewat Facebook Dibongkar Kemenhut, 7 Burung Langka Disita di Jayapura

Namun ia memastikan bahwa penyidik masih memerlukan tambahan data yang krusial untuk kasus dugaan kebocoran data pengguna Facebook asal Indonesia yang jumlahnya mencapai 1,09 juta.

"Enggak bisa kami sampaikan di sini. Mudah-mudahan pada panggilan kedua ini mereka lebih kooperatif," tutur Iqbal. (ren)

Ilustrasi Facebook.

Meta Nonaktifkan Ratusan Ribu Akun, Facebook Jadi Sorotan!

Meta nonaktifkan 184 ribu akun anak di Facebook dan Instagram sebagai bagian dari penerapan PP Tunas. Pemerintah juga menyoroti perlindungan anak di media sosial.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut