Hari Ini NASA Luncurkan Pesawat ke Matahari

Ilustrasi partikel energi badai matahari yang mengarah ke Bumi.
Sumber :
  • nasa.gov

VIVA – Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA bersiap meluncurkan Parker Solar Probe pada Sabtu, 11 Agustus 2018. Misi menuju Matahari ini akan lepas landas pada pukul 03.33 pagi waktu Florida, AS, atau sekitar pukul 15.30 WIB.

img_title Kemegahan Stadion SoFi: 'Pesawat Luar Angkasa' Los Angeles yang Siap Guncang Piala Dunia 2026

Dilansir dari laman Engadget, Jumat, 10 Agustus 2018, Parker Solar Probe akan berada di atas Roket United Launch Alliance Delta IV Heavy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesawat ini diberangkat dari Cape Canveral, Florida. Parker Solar Probe akan berada di dekat Matahari dengan suhu mencapai 2.500 derajat Farenheit atau 1.371 derajat Celcius.

img_title Matahari Tepat di Atas Ka’bah saat Puncak Haji, Fenomena Astronomi Langka Terjadi Pekan Ini

Cara pesawat luar angkasa nirawak ini bertahan dari suhu panas sangat tinggi karena menggunakan perisai yang terbuat dari busa dan juga pelat komposit karbon. Beberapa instrumen menggunakan suhu tinggi dan memiliki sistem pendinginan juga.

Parker Solar Probe akan mengumpulkan data serta gambar dari bintang tersebut. Data tersebut akan digunakan NASA dalam mempersiapkan peristiwa angin Matahari, yaitu aliran partikel yang dipancarkan oleh Korona atau inti Matahari.

img_title Fenomena Sun Halo Muncul di Langit Pamekasan Madura, Warga Ungkap Akan Masuk Musim Kemarau

Angin Matahari ini dikabarkan mampu mengganti orbit para satelit, mengganggu instrumen, hingga berefek pada jaringan listrik yang ada di Bumi.

Setelah lepas landas dari Bumi, Parker Solar Probe akan menempuh kecepatan 430 ribu mph. Itu menjadikan pesawat ruang angkasa tercepat yang pernah dibuat oleh manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikabarkan Parker akan berproses dalam tiga orbit dan berjarak 6,1 juta kilometer dari permukaan Matahari, serta akan berada dalam atmosfernya.

Parker Solar Probe akan mengelilingi Matahari selama tujuh tahun sebelum mendekati permukaannya. Pesawat ini menggunakan gravitasi Planet Venus untuk mendekati orbit sambil mempercepat proses. (ren)

Ilustrasi mata

Mata Terus Berair Setelah Kena Terik Matahari? Kenali Penyebabnya Sebelum Terlambat

Mata berair setelah terkena sinar matahari bisa disebabkan iritasi hingga kerusakan akibat sinar UV. Kenali penyebab, gejala, dan cara mengatasinya dengan tepat.

img_title
VIVA.co.id
10 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut