Keluh kesah BATAN Sulitnya Minta Perhatian Pemerintah

Kepala Batan, Djarot Sulistio Wisnubroto.
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA – Badan Tenaga Nuklir Nasional atau BATAN mengaku sampai saat ini masih kesulitan untuk meminta perhatian pemerintah, pusat maupun daerah, dan masyarakat. Dengan begitu tidaklah mengherankan kalau nama BATAN masih asing terdengar di telinga mereka.

img_title Pemerintah Siapkan 2.882 Kuota Mudik Gratis ke 10 Kota Sambut Nataru, Cek Daftarnya!

Kepala BATAN, Djarot S Wisnubroto, mengatakan jika selama ini masih ada keraguan dari kalangan birokrat. Padahal, ia sangat ingin jika teknologi yang mereka hasilkan menjadi program kementerian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita enggak mau kalau hanya sekadar jadi badan saja. Beberapa program pendayagunaan tidak akan berhasil jika tidak dikoordinasikan dengan kementerian yang membidangi hal itu," kata dia di Jakarta, Rabu, 23 Januari 2019.

img_title Antisipasi Puncak Arus Mudik Nataru, Pemerintah Siapkan Kebijakan WFA 3 Hari

Djarot mencontohkan ketika mereka ingin bertemu dengan Menteri Pertanian dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Hal ini masih menyangkut dengan riset dan program yang BATAN miliki.

Bahkan, untuk sekelas pemerintahan daerah pun, keberadaan mereka juga masih diragukan. Di sisi lain, Djarot juga serba salah karena kalangan yang pro-BATAN menganggap lembaga tersebut terlalu sering menunggu alias tidak proaktif.

img_title Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Guru Non-ASN jika Tak Lulus CPNS

Akan tetapi, jika BATAN proaktif maka konsekuensinya adalah anggaran yang akan ditanya pertanggungjawabannya. Inilah alasan yang menyebabkan BATAN menahan diri.

Djarot mengaku tidak ingin uang rakyat sia-sia jika tidak ada kepastian dari pemerintah. "Kami perlu dukungan pemerintah dan masyarakat agar program-program kami berjalan mulus," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bicara anggaran, Djarot menyebut tahun lalu sudah digunakan hampir Rp900 miliar. Dengan anggaran yang sedikit itu mereka sudah menghasilkan beberapa produk yang bisa dibawa ke kancah internasional.

Salah satu contohnya ada di bidang pertanian. "Kita dari sisi administrasi bagus, walaupun banyak yang tidak tahu," kata Djarot, berkeluh kesah.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman

Dudung Tegaskan Pemerintah Hormati Kritik, tapi Ingatkan Peserta Demo soal Ini

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah menghormati aspirasi dan kritik yang disampaikan masyarakat.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut