Cegah DBD dengan Teknik Serangan Mandul

Ilustrasi nyamuk.
Sumber :
  • Pexels/icon0.com

VIVA – Badan Teknologi Nuklir Indonesia (BATAN) memiliki cara yang diklaim efektif untuk mengusir nyamuk penyebab virus demam berdarah dengue (DBD). 

img_title New York Gelar Upacara Peringati 25 tahun Serangan 11 September

Menurut Kepala BATAN, Djarot S Wisnubroto, nyamuk DBD bisa dimusnahkan melalui teknik serangan mandul. Caranya yaitu dengan menyebarkan nyamuk jantan mandul di suatu wilayah, kemudian nyamuk jantan ini akan mengawini nyamuk betina yang mengandung virus DBD.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu lebih efektif ya dibanding dengan fogging, makanya bisa jadi kompetitornya. Kalau fogging kan hanya sebentar, nyamuk bisa datang lagi. Kalau ini kan 60 hari baru bisa menimbulkan nyamuk yang baru," ujarnya di Jakarta, Rabu, 23 Januari 2019.

img_title 3 Orang Meninggal Gara-gara Virus West Nile, Apa Itu? Kenali Penyebab dan Gejalanya

Maksud 60 hari itu adalah perhitungan evaluasi tim uji coba. Setelah rentang waktu tersebut nyamuk baru akan datang dari daerah lain. Djarot sangat yakin cara ini bisa diandalkan untuk mencegah timbulnya DBD.

"Saya punya mimpi kalau nyamuk jantan mandul itu dijual menggunakan paket di dalam botol, kemudian dijual di mini market. Lalu yang beli tinggal dibuka saja di kamar, langsung nyebar. Gampang kan," katanya.

img_title Cegah DBD Tak Cukup 3M, Kebiasaan Ini Juga Tak Boleh Diabaikan

Namun kendala implementasinya adalah adanya sekat di antara kementerian dan lembaga. Teknologi ini mirip dengan yang sudah dimiliki Universitas Gajah Mada (UGM). Bedanya mereka tidak menggunakan radiasi untuk memandulkan nyamuk, melainkan dengan bakteri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika teknologi baru dikenalkan, itu akan dicari tahu siapa kompetitornya. Tugas kita hanya menyampaikan ke pihak yang terkait, tidak sampai memasarkan. Itu yang menjadi kendala," kata Djarot.

Menurut Djarot, teknik serangan mandul sudah ada sejak lima tahun lalu, dan telah diuji coba di wilayah Sumatera dan Jawa Tengah.

Bendera Arab Saudi.

Arab Saudi Keluarkan Peringatan Potensi Serangan di Jeddah hingga Makkah, Warga Diimbau Jauhi Area Terbuka

Peringatan dikeluarkan di tengah meningkatnya bentrokan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman yang melancarkan serangkaian serangan beberapa hari terakhir

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut