Tiap Pekan, Kominfo Setor Data Hoax Pemilu ke Bawaslu

Seorang warga membubuhkan tanda tangan untuk mendukung Pemilu 2019 anti hoax saat berlangsung Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Kawasan Bundaran HI Jakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VIVA – Jelang pemilu, KPU dan Badan Pengawas Pemilu menggandeng sejumlah pihak untuk mengidentifikasi berita bohong di media sosial. Lembaga pemilu tersebut melibatkan Kementerian Kominfo dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia atau Mafindo, untuk penindakan hoax soal pemilu. 

img_title Ramai Disorot, Komdigi Ungkap Kriteria Konten yang Wajib Ditakedown dalam 4 Jam

"Dengan Mafindo mengecek sumber-sumber informasi. Tapi yang paling pasti dengan Kominfo. Dengan Kominfo setiap minggu kita diberikan data indikasi status media sosial," ujar Komisioner Badan Pengawas Pemilu, Muhammad Afifuddin usai diskusi Forum Merdeka Barat 9, Jakarta, Senin 11 Maret 2019. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kominfo memberikan data konten apa yang diduga dilarang untuk pemilu. Oleh Bawaslu, laporan Kominfo tersebut dikaji dan ditentukan konten mana yang akan diturunkan oleh Kominfo. 

img_title Jokowi Jadi Magnet PSI, Target Tiga Besar Dibidik untuk Pemilu 2029

Selain menurunkan konten di media sosial, ada konten yang juga dilaporkan pada kepolisian. 

"Kemudian kita kategorikan melanggar, kita take down atau kita sampaikan kepada pihak berwajib. 1200 status diberikan kepada kita sampai akhir Februari kemarin kalau enggak salah," ujar dia. 

img_title Langkah PPP Hadapi Verifikasi Parpol 2027 dan Pemilu 2029

Dari setengah laporan tersebut, Afifuddin mengatakan 65 di antaranya masuk kepada laporan pihak berwajib. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bawaslu berdiskusi dengan KPU untuk bisa menyusun laporan hoax yang diterima. Laporan ini diharapkan bisa dilakukan secara periodik. "Melihat percepatan informasi yang ada saat ini," kata dia. 

Bawaslu, KPU dan Kominfo telah menandatangani Memorandum of Action pada akhir Januari lalu. Kerja sama yang serupa pernah dilakukan ketiga lembaga pada Pilkada 2018, dan kembali dilakukan tahun ini karena berita bohong mengancam demokrasi Indonesia. 

Ketum DPP PSI Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Depok

Kaesang Turun ke Depok, PSI Langsung Bidik 6 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

PSI Kota Depok membidik enam kursi DPRD Kota Depok pada Pemilu 2029. Target tersebut dipasang dengan harapan setiap dapil mampu menyumbangkan minimal satu wakil.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut