Cari Ustaz yang Ramah dan Kompeten di Website cariustadz.id

Platform cariustadz.id
Sumber :
  • Instagram @cariustadz.id

VIVA – Berangkat dari keresahan masyarakat terhadap sulitnya mencari narasumber agama atau ustaz yang ramah dan kompeten, Pusat Studi Qur'an (PSQ) meluncurkan platform berbasis teknologi cariustadz.id. PSQ sendiri adalah lembaga studi Alquran - didirikan oleh Yayasan Lentera Hati pada 2004, yang dipimpin cendekiawan Muslim Quraish Shihab.

img_title 8 Gadget Teknologi Terbaik November 2026, dari HP dengan Layar Selfie hingga Konsol Gaming Transparan

Peluncuran platform cariustadz.id ini telah berlangsung pada Kamis, 9 Mei 2019 di Masjid Cut Meutia Cikini Jakarta Pusat, dan ditayangkan di kanal YouTube Najwa Shihab. Pada momen tersebut, tampak Najwa Shihab, Quraish Shihab dan Ali Nurdin selaku pimpinan cariustadz.id, duduk di hadapan para jemaah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ustaz Ali Nurdin, boleh diceritakan ide awal membuat aplikasi yang memungkinkan orang untuk mencari ustaz dan ustazah yang relevan, kompeten, dan juga Insya Allah akan wasathiyah (berada di tengah), ide awalnya dari apa?” tanya Najwa pada Ali Nurdin. 

img_title Bukan Sekadar Tren Teknologi, AI Kini Mulai Menarik Perhatian

"Ide awalnya itu dari Bu Ella sebenarnya, sama Mbak Caca. Jadi beliau yang kemudian menyampaikan keluh kesah tapi atas nama user. Ada keresahan, jadi kata kuncinya ada keresahan di kalangan umat, di kalangan masyarakat untuk mendapatkan ustadz yang kompeten dan wasathiyah," jawab Ali Nurdin. 

Tidak dijelaskan dalam tayangan itu, siapakah yang dimaksud dengan Bu Ella dan Mbak Caca. Namun salah satu putri Quraish Shihab ada yang bernama Najelaa Shihab, dan biasa disapa Ella.

img_title AI Memberi Guru Ruang untuk Bereksperimen Belajar Siswa

Adapun konsep wasathiyah sendiri menurut sejumlah sumber, yaitu jalan tengah yang moderat, tidak ekstrem kanan maupun kiri, dan anti kekerasan. Sehingga Islam yang wasathiyah ini menjadi kunci bagi energi perdamaian dunia.

Quraish Shihab dalam acara tersebut juga memberi tanggapan mengenai penerapan teknologi yang dewasa ini menjadi sarana umat Muslim untuk beribadah, bahkan juga dimanfaatkan sebagai bagian dari dakwah. Mantan Menteri Agama itu mengatakan, "Teknologi itu netral. Sikap Anda yang menjadikan dia baik atau buruk," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mau pakai hape, netral. Anda bisa gunakan untuk mengaji, belajar, bisa ber-silaturahim, tapi bisa juga menyebarkan hoaks," ujar Quraish Shihab menambahkan. 

Profesor lulusan Universitas Al Azhar Kairo itu lantas menganalogikan teknologi seperti film. Film pada prinsipnya adalah hal yang bagus, namun konten yang disajikan tergantung dari pembuatnya, apakah menyajikan nilai kebenaran atau sebaliknya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut