Coding Bikin Anak Didik Indonesia Jadi Pencipta Bukan Peniru

Pembina IGTKI-PGRI, Indra Charismiadji.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Misrohatun Hasanah

VIVA – Pembina Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI), Indra Charismiadji mengatakan, mata pelajaran teknologi dan informatika sama seperti apa yang biasa disebut sebagai coding. Menurut dia, mata pelajaran ini agar anak didik dapat menjadi seorang pencipta, bukan peniru.

img_title Gara-gara Gantikan Pekerja Manusia dengan AI, Bos Microsoft Rombak Jajaran Eksekutif

"Saya berbicara dengan asosiasi e-commerce Indonesia. Mereka bilang kalau masalah terbesar kita adalah tidak punya programmer yang bagus. Jadinya harus merekrut dari India," kata dia kepada VIVA, Jumat malam, 28 Juni 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fakta lain, Indra melanjutkan, di Tanah Air banyak bertebaran fakultas ilmu komputer, namun kenyataannya belum mumpuni karena tidak disiapkan untuk belajar teknologi informatika supaya berpikir kreatif.

img_title Lewat Coding dan Robotik, Pemerintah Cetak 64 Juta Generasi Muda Tangguh

Ia mengatakan, justru sebagian besar anak didik hanya disiapkan belajar program. Pada akhirnya mereka hanya meng-copy apa yang diajarkan guru atau dosennya.

Indra menyebut kreatif merupakan hal yang mendasar untuk menjadi seorang programmer, bukan masalah belajar programming. Kurikulum pendidikan saat ini dikatakannya sangat manufacturing oriented, dan dirinya ingin mengubah menjadi digital oriented.

img_title Telkom Dukung Pembelajaran Coding dan AI di Sekolah Berbagai Daerah

"Era digital enggak bisa menjadikan anak didik untuk patuh. Kalau dulu, iya bisa seperti itu. Patuh tidak akan menjadikan mereka kreatif, tidak akan bisa jadi pencipta," tutur Indra.

Mata pelajaran teknologi dan informatika akan mengajarkan anak didik bagaimana berpikir kritis, kreatif, serta tentang bagaimana menyelesaikan masalah. Meskipun begitu tetap ada tantangan yang membayangi, apa yang dilakukan di pusat belum tentu diikuti oleh pemerintah daerah.

Ilustrasi Laptop Pelajar

7 Laptop Pelajar di Kelas Rp3 Jutaan: Siap Mendukung AI, Coding, hingga Desain Grafis Tingkat Dasar

Cari laptop pelajar Rp3 jutaan? Simak 7 rekomendasi terbaik 2026 yang siap mendukung AI, coding, desain grafis dasar, kelas online, dan produktivitas harian dengan lancar

img_title
VIVA.co.id
3 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut