Netizen Caci Maki Amazon karena Jual Boneka Seks Anak-anak

CEO Amazon, Jeff Bezos.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Toko online raksasa milik Jeff Bezos, Amazon, menarik kembali produk boneka seks anak-anak di Prancis setelah mereka dicaci maki netizen di media sosial Twitter.

img_title Maia Estianty Bahas Rezeki, Kerja Keras dan Sedekah Malah Kena Semprot Netizen, Dianggap Tidak Peka!

Kejadian itu berlangsung akhir pekan lalu, dan pada Senin, 17 Agustus 2020, Menteri Perlindungan Anak Prancis, Adrien Tawuet, mengumumkan jika Amazon sudah menarik seluruh produk boneka seks anak-anak setelah dirinya turun tangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca: Pendapatan Bos Toko Online Ini Rp55 Juta per Detik

img_title Jennifer Coppen Kena Hujat Netizen Malaysia Gegara Justin Hubner, Begini Reaksinya

"Membuang jauh-jauh kejahatan seksual terhadap anak-anak merupakan tanggung jawab kita semua," ungkapnya, seperti dikutip dari laman Russia Today, Rabu, 19 Agustus 2020.

Namun sayangnya, meski sejumlah penjualan akhirnya ditiadakan tetapi masih ada stok yang tersisa hingga Senin malam waktu setempat. Para aktivis perlindungan anak dan perempuan membuktikannya dengan beberapa tautan penjual boneka seks anak-anak.

img_title Gerah Dihina hingga Dikirimi Gestur Meludah, Dicky Difie Peringati Netizen: Tunggu 3 Hari Kita Ketemu di Pengadilan!

Tapi sebenarnya, Amazon memiliki aturan larangan menjual barang yang menggambarkan anak-anak dan menjurus ke arah seksual. Selain itu juga melarang adanya produk kesehatan seksual kecuali masuk dalam daftar yang sudah disetujui sebelumnya.

Namun faktanya link penjualan boneka seks menyerupai anak-anak sudah ada sebelumnya. Amazon baru menghapusnya saat otoritas pemerintah menyampaikan daftar barang terlarang ke raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian yang sama juga sempat ditemukan di AS. Amazon memang bertindak cepat untuk menghapus penjualan itu. Kejadian yang sama juga pernah terjadi di Inggris dan Austria dalam beberapa tahun lalu.

Kendati demikian, dalam beberapa kasus akun penjual tidak diblokir. Amazon juga tidak memberikan formulir kepada pengguna untuk melaporkan penjualan boneka seks anak-anak. Dari kejadian ini memang hanya bisa melakukan permintaan penghapusan kepada para platform e-commerce, termasuk Amazon.

Kantor Pusat Amazon.

Amazon Kembali PHK Karyawan, Kurang dari 1.000 Posisi di 3 Negara Terdampak

Amazon kembali memangkas kurang dari 1.000 posisi di AS, India, dan Inggris. Simak tim yang terdampak dan total pengurangan tenaga kerja perusahaan. Baca di sini

img_title
VIVA.co.id
12 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut