Google Dibidik China dan Amerika

Google
Sumber :
  • 9to5Google

VIVA – China nampaknya sedang meluncurkan aksi balas dendam ke Amerika Serikat. Pemerintah setempat dikabarkan akan menyelidiki perusahaan teknologi asal negeri paman sam, yakni Google.

img_title Kemenangan Demokrat dalam Pemilu Sela AS 2026 Berpotensi Redam Eskalasi Konflik Timur Tengah

Dalam sebuah laporan yang dikutip dari Kr Asia, Jumat 2 Oktober 2020, Google akan diselidiki karena diduga menghancurkan para kompetitornya. Komplain utama ternyata dilancarkan oleh Huawei, perusahaan China yang saat ini dilarang beroperasi di Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setahun terakhir,pemerintah Donald Trump memang menyandera operasional Huawei di sana. Perusahaan itu masuk ke dalam daftar hitam departemen perdagangan setempat.

img_title China Bisa Pusing, Mobil Listriknya Terancam Gara-gara Indonesia Kemarau Panjang

Huawei sudah melancarkan keluhan sejak tahun lalu. Akhirnya, peninjauan diserahkan regulator pasar China, Administrasi Negara Peraturan Pasar ke komite antitrust dewan negara, untuk selanjutnya dilakukan peninjauan.

Kabarnya, keputusan untuk melakukan penyelidikan ke Google akan dilakukan pada bulan ini. Menurut sebuah sumber, China akan menyelidiki apakah keberadaan raksasa teknologi itu bisa merusak perusahaan setempat seperti Huawei.

img_title Rekor Baru! 97 Muslim Amerika Menang Pemilu Sela AS 2026, Masih Bisa Bertambah

Google sendiri sebenarnya tidak bisa diakses untuk masyarakat China. Walaupun seperti aksi balas dendam China ke Amerika Serikat, namun sebenarnya Google juga bersiap diselidiki oleh pemerintah tempat asalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum ada laporan China akan menyelidiki Google, Departemen Kehakiman Amerika Serikat juga menyatakan melakukan penyelidikan terhadap perusahaan. Penyebabnya pun sama, yakni dominasi platform terdapat mesin pencarian di internet.

Hal ini juga termasuk iklan teknologi. Termasuk di dalamnya terdapat harga dan juga posisi iklan itu sendiri. Di Amerika Serikat, dominasi Google mencapai 90 persen dari pasar yang ada.

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe

China Masih Murka kepada Kylian Mbappe, Siaran Real Madrid Kembali Diblokir

Kontroversi Kylian Mbappe terus membawa dampak besar bagi Real Madrid. Klub raksasa Spanyol tersebut kembali tidak mendapatkan jatah siaran di China setelah platform olah

img_title
VIVA.co.id
8 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut