Siapa yang Membangun Piramida Mesir?
- Pixabay
VIVA – Piramida Mesir adalah keajaiban arkeologi, menjulang tinggi di atas pasir gurun dan terlihat dari jarak bermil-mil jauhnya. Membangun piramida terlihat sebagai tugas yang sangat berat. Jadi siapa orang yang berhasil melakukannya?
Ada banyak teori tentang siapa yang membangun piramida Mesir, termasuk orang Yahudi yang diperbudak dan gagasan yang lebih liar, seperti penduduk kota Atlantis yang hilang atau alien. Tak satu pun dari teori ini memiliki bukti untuk mendukung hal itu.
Menurut laman Live Science, Selasa, 18 Mei 2021, Piramida tidak mungkin dibangun oleh budak Yahudi karena tidak ada sisa-sisa arkeologi yang dapat dikaitkan langsung dengan orang-orang Yahudi yang ditemukan di Mesir dari 4.500 tahun yang lalu, ketika piramida Giza dibangun.
Selain itu, cerita yang diceritakan dalam Alkitab Ibrani tentang orang Yahudi yang menjadi budak di Mesir mengacu pada sebuah kota bernama Ramses, sebuah kota yang didirikan selama dinasti ke-19 (sekitar 1295-1186 SM). Kota ini dibangun setelah era pembangunan piramida berakhir di Mesir.
"Kami tidak memiliki petunjuk, bahkan satu kata pun tentang orang Israel awal di Mesir, baik dalam prasasti monumental di dinding kuil, maupun dalam prasasti makam, atau dalam papirus," tulis arkeolog Israel, Finkelstein dan Neil Asher Silberman dalam buku The Bible Unearthed: Archaeology's New Vision of Ancient Israel and the Origin of its Sacred Texts.
Hingga saat ini juga tidak ada bukti arkeologi yang ditemukan untuk kota Atlantis yang hilang dan banyak ahli percaya bahwa cerita tersebut adalah fiksi. Sedangkan rumor mengenai alien, disebut sangat tidak mungkin.
Semua bukti menunjukkan bahwa orang Mesir kuno membangun piramida. Tapi bagaimana pembangun piramida, bagaimana mereka diberi kompensasi dan bagaimana mereka diperlakukan adalah misteri yang masih diselidiki para peneliti.
Catatan tertulis, termasuk papirus yang ditemukan pada 2013 di Wadi al-Jarf di pantai Laut Merah Mesir, menunjukkan bahwa sekelompok besar pekerja membantu membawa materi ke Giza. Papirus menceritakan kelompok yang berisi 200 orang yang dipimpin oleh inspektur bernama Merer.