Hidup Korea Utara Bergantung dari Serangan Siber

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un (kacamata).
Sumber :
  • Asia Nikkei Review

VIVA – Korea Utara terus mengembangkan program nuklir dan rudal balistik yang melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB).

img_title Serangan Siber Lumpuhkan Internet Korea Utara, Lebih dari 40 Situs Pemerintah Tak Bisa Diakses

Berdasarkan laporan PBB disebutkan bahwa pengembangan rudal balistik mereka didanai oleh serangan siber pada pertukaran mata uang kripto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serangan siber, terutama pada aset uang kripto atau cryptocurrency, tetap menjadi sumber pendapatan penting bagi Pemerintahan Kim Jong-un, menurut laporan itu.

img_title Houthi Kembali Sasar Arab Saudi, 11 Drone dan 1 Rudal Berhasil Dicegat

Aktor siber Korea Utara dilaporkan mencuri lebih dari US$50 juta (Rp718 miliar) antara 2020 hingga pertengahan 2021, dari tiga bursa mata uang kripto di Amerika Utara, Eropa dan Asia.

Pada bulan lalu, perusahaan keamanan siber Chainalysis melaporkan bahwa Korea Utara meluncurkan setidaknya tujuh serangan siber terhadap platform cryptocurrency yang mengekstraksi aset digital senilai hampir US$400 juta (Rp5,8 triliun) di sepanjang 2021.

img_title Ferry Komentari Sanksi Komdis untuk Persija: Tak Perlu Banding

Sebelumnya, pada 2019, pemantau sanksi PBB melaporkan bahwa Korea Utara telah menghasilkan sekitar US$2 miliar (hampir Rp29 triliun) untuk program senjata pemusnah massal menggunakan serangan siber yang meluas dan semakin canggih.

Laporan tahunan oleh pemantau sanksi independen telah diserahkan kepada komite sanksi DK PBB Korea Utara.

Para ahli mencatat perkembangan dari pengujian di Pyongyang dan demonstrasi rudal jarak pendek, bahkan jarak menengah yang dilakukan pada Januari 2022 menggabungkan teknologi balistik dan menggunakan propelan padat dan cair.

Korea Utara diketahui sudah lama dilarang melakukan uji coba nuklir dan peluncuran rudal balistik oleh Dewan Keamanan PBB, mengutip dari situs Metro, Rabu, 9 Februari 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pekan lalu, Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa Korea Utara telah melakukan sembilan peluncuran rudal balistik pada Januari tahun ini.

Dewan Keamanan PBB awalnya memberlakukan sanksi terhadap Korea Utara setelah ledakan uji coba nuklir pertamanya pada 2006 dan menegurnya lebih keras sebagai tanggapan terhadap uji coba nuklir setelahnya, serta program rudal nuklir serta balistik negara yang semakin canggih.

Bendera Arab Saudi.

Arab Saudi Gagalkan Serangan Rudal Houthi ke Kota Taif dan Yanbu

Koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman menyatakan telah mencegat dan menghancurkan dua rudal balistik milik kelompok Houthi yang mengarah ke Kota Taif dan Yanbu

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut