Prinsip Resiprokal Berlaku untuk Data Pribadi

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Mira Tayyiba.
Sumber :
  • Kementerian Komunikasi dan Informatika

VIVA – Indonesia melalui Digital Economy Working Group (DEWG) mendorong negara-negara G20 memperkuat kesepahaman tentang tata kelola data.

img_title Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

"Data pada platform e-commerce mungkin saja melintas batas negara. Jadi tujuan kita di G20 adalah memperkuat tata kelola data," kata Ketua DEWG Presidensi G20 Indonesia Mira Tayyiba, dalam keterangan pers, Minggu, 24 Juli 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penggunaan arus lalu lintas data secara global periode 2020-2026 diperkirakan naik sampai tiga kali lipat. Saat ini terdapat perbedaan latar belakang dalam tata kelola data pada setiap negara.

img_title 7 HP Murah Rp2 Jutaan dengan Fitur Keamanan Terbaik 2026, Data Pribadi Lebih Aman Tanpa Harus Beli Flagship

Aliran tata kelola data yang digunakan berbagai negara antara lain untuk kepentingan korporasi, perseorangan, dan negara.

"Jadi, pada saat kita bicara tata kelola baik, tata kelola yang mana yang cocok? Isu Cross-Border Data Flow (CBDF) dan Data Free-Flow with Trust (DFFT) menjadi yang paling seru, karena tidak mungkin lagi dengan kita semakin intensif menggunakan ruang digital, tidak membicarakan data, itu tidak mungkin," ungkap Mira.

img_title Data Pribadi Kini Lebih Berharga daripada Uang

DEWG berupaya membangun kesepahaman bersama mengenai tata kelola data supaya antarnegara anggota G20 bisa saling belajar dan saling memahami satu sama lain.

Melalui kesepahaman bersama, negara anggota G20 bisa mencari prinsip bersama sebagai landasan aliran data lintas batas negara, yakni keabsahan (lawfulness), transparansi, keadilan dan timbal-balik (resiprokal).

Pembahasan isu aliran data lintas batas negara, dikatakan Mira, bertujuan menunjukkan peran penting data dalam peluang ekonomi digital. Forum tersebut juga memberikan pengertian data secara umum dan secara khusus untuk data pribadi.

Ketiga prinsip tata kelola, yakni keabsahan, keadilan, dan transparansi bisa digunakan untuk data secara umum. Sementara prinsip resiprokal berlaku untuk data pribadi.

Menurut Mira, prinsip-prinsip tersebut masih dalam tahap pembahasan, belum ada kesimpulan yang diambil. DEWG ketiga membahas isu aliran data lintas batas negara yang dikembangkan di Presidensi G20 Italia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diskusi ini bertujuan mencapai kesepahaman mengenai definisi umum yang jelas tentang kepercayaan dan prinsip-prinsip umum pada kegiatan aliran data lintas batas. Hasil kesepahaman ini akan diterapkan pada tingkat praktis.

Desktop SFF RTX Spark.

Desktop Seukuran Kotak Sepatu Ini Dibekali Superchip Nvidia, Data Pribadi Diklaim Aman

Nvidia RTX Spark menghadirkan platform komputasi terbaru, yang menggabungkan kinerja agen personal, pembuatan konten tingkat lanjut, dan gaming berperforma tinggi.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut