Wow! Tumbuhan Tembakau Disulap Jadi Kokain

Ilustrasi paket kokain.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Tekno – Kokain digunakan oleh manusia sebagai stimulan dan obat bius selama ribuan tahun. Ini dibuat dari spesies tanaman koka (Erythroxylum) selama puluhan juta tahun.

img_title Perkuat Industri Kimia RI, Pemerintah Bangun Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida di Gresik

Kelebihan tanaman ini dalam memproduksi senyawa kimia akan membuat industri farmasi membantu ahli biologi untuk lebih memahami evolusi pestisida serupa di seluruh kerajaan tanaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengetahui bagaimana tanaman pandai melakukan teknik kimia, ini akan menjadi kemenangan besar bagi industri farmasi sambil membantu ahli biologi lebih memahami evolusi pestisida serupa di seluruh kerajaan tanaman.

img_title Bukan Cuma Rokok, Tembakau Punya Potensi Jadi Bahan Baku Obat, Kosmetik hingga Bioenergi

Kerumitan produksi bahan kimia tersebut telah menjadi salah satu rahasia alam yang paling terjaga, rahasia yang telah diurai oleh para ilmuwan selama hampir satu abad.

Para peneliti dari Institut Botani Kunming China akhirnya menemukan langkah-langkah besar terakhir dari proses biosintetik, menurut situs Science Alert, Kamis, 1 Desember 2022.

img_title Hasil Mengejutkan Penelitian Unpad soal Peralihan Kebiasaan Merokok ke Produk Tembakau Alternatif

Mereka tidak hanya memetakan jalur biokimia produksi kokain, tapi juga merekonstruksi seluruh rantai di dalam tanaman tembakau.

Proses pemaksaan tembakau untuk menghasilkan kokain sepertinya tidak akan pernah memperbaiki metode produksi saat ini, juga tidak memberikan kemajuan serius dalam cara baru untuk mengeluarkan stimulan.

Tetapi metode serupa yang melibatkan bakteri atau ragi suatu hari nanti dapat merevolusi cara peneliti merancang dan mengindustrialisasi obat-obatan.

Kokain adalah anggota kelas molekul organik yang dikenal sebagai alkaloid tropane. Seluruh keluarga tanaman mengembangkan cara membuat bahan kimia ini untuk melindungi diri dari herbivora tapi manusia telah memanfaatkan efek insidental yang mereka miliki terhadap biologi.

Hyoscyamine misalnya, adalah alkaloid tropane. Dibuat oleh nightshade yang mematikan (Atropa belladonna) di mana peneliti telah menggunakan hyoscyamine secara medis untuk melebarkan pupil, melumpuhkan kelenjar ludah selama operasi, dan merawat jantung yang berdebar selama lebih dari satu abad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejarah penggunaan kokain bisa jadi lebih panjang, mulai dari mengunyah daun koka untuk penambah energi sejak zaman kuno hingga menggunakannya sebagai anestesi topikal dalam pembedahan modern hingga efek psikoaktif dalam bentuk obat rekreasional terlarang.

Secara kimiawi kokain memiliki banyak kesamaan dengan hyoscyamine. Penemuan baru-baru ini dari keduanya muncul prekursor yang sama –molekul yang disebut asam 4-(1-methyl-2-pyrrolidinyl)-3-oxobutanoic (MPOA).

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut