Mantan CEO Kripto Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Logo & Tagline VIVA Baru
Sumber :

VIVA Tekno – Taipan kripto Sam Bankman-Fried ditangkap di Bahama atas permintaan Amerika Serikat, menurut pejabat yang berusaha menuntutnya setelah keruntuhan platform FTX.

img_title Mulai 2027, Transaksi Kripto di Luar Negeri Bisa Terlacak Otoritas Pajak RI

Penangkapan itu terjadi saat Bankman-Fried dijadwalkan di sidang Kongres AS di mana ia akan bersaksi di bawah sumpah tentang kehancuran crypto exchange hanya dalam waktu semalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria berusia 30 tahun itu dalam beberapa minggu terakhir menentang nasihat hukum dan berkali-kali muncul di media untuk menjelaskan kegagalan mendadak perusahaannya melalui tautan video dari kantornya di Bahama.

img_title TOKEN2049 Singapore 2026, Industri Kripto Global Dinilai Terus Berkembang

"Malam ini pihak berwenang Bahama menangkap Samuel Bankman-Fried atas permintaan pemerintah AS, berdasarkan dakwaan tertutup yang diajukan oleh distrik selatan New York," kata pernyataan tweet dari Damian Williams, jaksa utama distrik tersebut.

Dia ditahan tanpa insiden, tambahnya dan akan hadir di pengadilan Nassau, menurut laman The Star, Rabu, 14 Desember 2022.

img_title OJK Siapkan Aturan Stablecoin pada 2027, Begini Dampaknya bagi Pengguna Aset Kripto

Bankman-Fried telah mengedukasi cryptocurrency sebagai investasi papan atas. Padahal skema cepat kaya dijauhi oleh lembaga seperti perbankan.

Mantan CEO FTX Sam Bankman-Fried

Photo :
  • Getty Images

Platform FTX juga ditenarkan oleh selebritas dalam kampanye iklan dan hadir secara teratur di Washington di mana dia menyumbangkan puluhan juta dolar dalam kontribusi politik.

Tetapi setelah mencapai valuasi US$32 miliar (Rp1.935 triliun), ledakan FTX terjadi dengan cepat menyusul laporan pada 2 November tentang hubungan antara FTX dan Alameda, sebuah perusahaan perdagangan yang juga dikendalikan oleh Bankman-Fried.

Laporan tersebut mengungkap bahwa neraca Alameda dibangun dengan kuat di atas mata uang FTT –token yang dibuat oleh FTX dan tanpa nilai independen.

Harga FTT anjlok di awal November, mengguncang Alameda dan FTX di mana Alameda memiliki posisi perdagangan yang besar.

Terguncang oleh penarikan pelanggan dan kekurangan US$8 miliar, membuat FTX dan sekitar 100 entitas terkait mengajukan perlindungan kebangkrutan pada 11 November, mengundang pengawasan dari regulator, jaksa, dan klien.

Di antara pengungkapannya, FTX diduga melakukan penipuan karena menopang Alameda dengan miliaran dolar dana pelanggan yang kemungkinan besar hilang selamanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi kripto.

Photo :
  • The Verge

Bankman-Fried juga dipertanyakan tengang apakah dia terlibat dalam manipulasi pasar atau secara ilegal memberikan informasi orang dalam kepada Alameda.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut