Amerika Buka-bukaan soal UFO, Hasilnya Bikin Kaget

Ilustrasi benda asing tak dikenal atau UFO/UAP.
Sumber :
  • CCO

VIVA Tekno – Kantor pelacak UFO milik pemerintah Amerika Serikat (AS) telah dibuka selama setengah tahun dan kini keberadaan mereka dikabarkan sudah menuai hasil menggembirakan.

img_title Komentar Gubernur BI Usai Dolar AS Tembus Rp18.159

Selama enam bulan terakhir, kantor pelacak bernama All-Domain Anomaly Resolution Office (AARO) itu telah menerima ratusan laporan UFO baru dari personel militer AS, kata Direktur AARO Sean Kirkpatrick.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, laporan ini menambah lebih dari 140 penampakan UFO yang dilaporkan oleh militer antara tahun 2004 hingga 2021, yang sebelumnya telah dinantikan Pentagon atau Departemen Pertahanan AS pada Juni tahun lalu.

img_title Centcom Klaim 95% Kapal Melintas di Selat Hormuz dengan Aman, Meski Dapat Serangan Kecil

Laporan terbaru yang diajukan tahun ini oleh personel di Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara AS menggambarkan fenomena anomali tak dikenal atau UAP yang terlihat di udara, di bawah air, dan di luar angkasa.

Tapi menurut Kirkpatrick, baik laporan lama maupun baru tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas alien, melansir dari situs Live Science, Rabu, 21 Desember 2022.

img_title Bandara Riyadh Dibuka Lagi, AS Wanti-wanti Serangan Lanjutan Kelompok Houthi

Alien.

Photo :
  • Tech Explorist

Didirikan pada Juli 2021, misi AARO adalah mengkonsolidasikan dan menyelediki laporan UFO yang diajukan oleh berbagai cabang militer negeri Paman Sam.

Menurut Departemen Pertahanan/Pentagon, UAP adalah semua benda yang ada di luar angkasa, udara, darat, laut bahkan bawah laut yang tidak dapat diidentifikasi dan yang dapat menimbulkan ancaman bagi instalasi atau operasi militer AS.

Laporan baru merupakan upaya dari jangkuan AARO yang baru-baru ini dilakukan. Sejumlah penampakan disebut telah diselesaikan, menurut pejabat anonim Pentagon.

Banyak dari penampakan UFO dikaitkan dengan drone pengintai dari negara-negara seperti China dan Rusia. Sementara yang lain mungkin 'kekacauan udara' misalnya dari balon cuaca.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kirkpatrick melanjutkan bahwa mereka tengah mengerjakan prosedur untuk menyingkirkan sumber umum penampakan UAP, seperti pesawat asing atau domestik yang meninggalkan tanda berbeda. Kantor berencana merilis laporan dalam waktu dekat.

Presiden Brasil Lula da Silva melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia, 23/10

China dan Rusia Kompak Ucapkan Selamat atas Kemenangan Lula da Silva di Pilpres Brasil

China dan Rusia mengucapkan selamat kepada Lula da Silva atas kemenangannya dalam Pilpres Brasil 2026. Lula akan menjalani masa jabatan keempat mulai Januari 2027.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut