Industri Kripto Lagi Harap-harap Cemas

Ethereum (ETH).
Sumber :
  • Al Jazeera

VIVA Tekno – Industri kripto dilanda kekhawatiran tentang hal yang akan terjadi selanjutnya, di mana salah satunya bahwa ‘sudah tidak ada lagi bank yang menyokong perusahaan-perusahaan kripto’.

img_title TOKEN2049 Singapore 2026, Industri Kripto Global Dinilai Terus Berkembang

Hal tersebut lantaran kegagalan tiga bank besar yang diklaim ramah kripto — Silicon Valley Bank (SVB), Silvergate Bank, dan Signature Bank — menyebabkan stablecoin USD Coin (USDC) jatuh hingga ke level US$0,87 dari patoknya yang sebesar US$1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah kekhawatiran yang memuncak seputar stablecoin, Kepala Eksekutif Binance Changpeng Zhao mengatakan bahwa dengan adanya ‘perubahan stablecoin dan bank’, maka pihaknya akan mengonversi dana US$1 miliar yang tersisa dalam Inisiatif Pemulihan Industri yang dimilikinya ke ‘kripto asli’.

img_title OJK Siapkan Aturan Stablecoin pada 2027, Begini Dampaknya bagi Pengguna Aset Kripto

Mata uang kripto asli yang ada dalam daftarnya mencakup Bitcoin (BTC), seperti dikutip dari situs Cointelegraph, Selasa, 14 Maret 2023.

Ia kemudian memposting tautan ke ID hash transaksi BTC dan ETH (Ethereum) tersebut, dan mengaku hanya butuh 15 detik untuk memindahkan US$980 juta dengan biaya transaksi US$1,98.

img_title Transaksi Kripto Tembus Rp171 Triliun, Industri Kripto Genjot Literasi

Menanggapi langkah yang dilakukan Zhao, para pemain kripto pun memiliki reaksi yang beragam.

Satu sisi memuji keputusan tersebut dengan menyebutnya ‘luar biasa’ dan mengusulkan saran penggunaan mata uang lain untuk mematok stablecoin.

Namun, sisi lainnya justru mempertanyakan langkah penjualan stablecoin Binance USD dan konversi dana tersebut menjadi aset yang lebih ‘fluktuatif'.

Pendiri dan Kepala Eksekutif Binance, Changpeng Zhao.

Photo :
  • Cointelegraph

Seperti diketahui, pada 10 Maret lalu, Circle, perusahaan di balik USDC, mengungkapkan bahwa mereka memiliki sekitar US$3,3 miliar yang terikat pada SVB yang tengah kolaps tersebut sehingga menyebabkan peristiwa depegging awal tersebut.

Namun, tiga hari kemudian, USDC telah bangkit kembali mendekati patoknya, yaitu US$1 — saat ini berkisar di angka US$0,99.

Circle juga memiliki sejumlah dana cadangan rahasia yang tertahan di Silvergate Bank, yang berbasis di Amerika Serikat (AS), dan kini sudah bangkrut bersama SVB dan Signature Bank.

Ketidakstabilan di sekitar USDC menyebabkan efek domino pada stablecoin lain. Misalnya, Dai, USDD, dan FRAX, yang juga tergelincir dari patoknya, yaitu US$1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Bitcoin.

Mulai 2027, Transaksi Kripto di Luar Negeri Bisa Terlacak Otoritas Pajak RI

Mulai 2027, Indonesia bertukar informasi pajak kripto lintas negara melalui kerangka OECD. Simak cara kerja sistem dan jumlah pengguna aset digital di RI.

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut