Google Tantang WhatsApp

Google.
Sumber :
  • Getty Images

VIVA Tekno – Upaya Google dalam menciptakan aplikasi pesan instan sangat membingungkan. Setelah mematikan Hangouts, mereka langsung memposisikan Google Chat sebagai tujuan baru untuk komunikasi ruang kerja.

img_title Ruang Digital Bisa Perkuat Kontribusi Tionghoa untuk Indonesia

Sekarang, raksasa teknologi itu nampaknya tertarik untuk menjadikan Google Chat sebagai platform seperti WhatsApp untuk mengirim pesan kepada keluarga, seperti dikutip VIVA Digital dari situs Android Authority, Selasa, 4 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlu diketahui bahwa Google Chat tidak sama dengan label Chat Messages yang digunakan Google untuk RCS dalam aplikasi Android Messages.

img_title Pengelolaan Keamanan Jaringan Terintegrasi Jadi Kunci Penguatan Ekosistem Bisnis Digital

Google Chat adalah aplikasi mandiri dan antarmuka web yang ditransisikan oleh Google setelah menutup Hangouts. Namun demikian, perusahaan telah mengumumkan banyak fitur baru untuk aplikasi Google Chat.

Ini termasuk kemampuan mengedit dan menghapus pesan, mengutip pesan dan memeriksa tanda terima baca di obrolan grup, menyembunyikan percakapan yang tidak aktif, membuat pesan menggunakan Smart Compose, menautkan ke teks dan banyak lagi.

img_title 50 Juta Warga Miskin Bakal Dapat Bansos Digital

WhatsApp.

Photo :
  • Misrohatun Hasanah

Sekilas, sebagian besar fitur ini mungkin tampak sangat mendasar —sesuatu yang telah lama diterapkan oleh beberapa platform pesan instan seperti WhatsApp, Telegram, dan sejenisnya.

Namun, yang menarik di sini adalah Google sedang mengincar game perpesanan keluarga dan teman dengan aplikasi lain, yang diposisikan sebagai alat kolaborasi bisnis.

Faktanya aplikasi Google Chat masih diberi label sebagai platform 'komunikasi tim' di seluruh web dan toko aplikasi. Seperti semua yang dilakukan Google dalam perpesanan, tidak jelas apa yang coba dilakukan oleh aplikasi Google Chat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka sekarang ingin pengguna memakainya untuk mengatur acara kumpul-kumpul, bertukar pikiran tentang tempat liburan dengan teman hingga berbagi video lucu dengan anggota keluarga.

Ilustrasi ruang server.

Era Bank Digital, Infrastruktur Internet Tak Bisa Lagi Kaku

Transformasi digital membuat layanan perbankan semakin bergantung pada infrastruktur teknologi yang mampu bekerja sepanjang waktu. Tidak lagi hanya soal kapasitas.

img_title
VIVA.co.id
13 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut