Threads Sedang Anomali

Threads.
Sumber :
  • Getty Images

VIVA Tekno – Threads berjuang untuk menarik pengguna ke platformnya setelah peluncurannya sangat sukses. Platofrm baru milik Meta yang digadang-gadang sebagai ‘pembunuh Twitter’ itu berhasil ‘merampok’ banyak pengguna Twitter yang merasa frustrasi dan bosan dengan perubahan yang dilakukan Elon Musk.

img_title Kabar Baik buat Content Creator Indonesia

Meski begitu, saat ini, Threads mengalami penurunan pengguna. Menurut data yang dipaparkan firma analisis pasar, Sensor Tower, lalu lintas Threads anjlok 75 persen sejak debutnya pada 6 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, data SimilarWeb menunjukkan bahwa rata-rata waktu yang dimanfaatkan pengguna di aplikasi Threads turun menjadi 4 menit dari 19 menit di iOS, dan 5 menit dari 21 menit di Android.

img_title WhatsApp Buka Suara Penyebab Banyak Akun Terblokir

Threads telah menjadi aplikasi dengan pertumbuhan tercepat yang pernah ada, dengan lebih dari 100 juta pengguna aktif hanya dalam 5 hari sejak diluncurkan.

Rekor ini bahkan melampaui peringkat popularitas yang ditetapkan oleh ChatGPT OpenAI . Aplikasi media sosial terbaru Meta telah diunduh lebih dari 184 juta kali di seluruh dunia, menurut Data.ai Intelligence.

img_title Heboh Pemblokiran Massal Akun WhatsApp, Komdigi Panggil Meta Minta Penjelasan

Elon Musk (Twitter) Vs Mark Zuckerberg (Threads).

Photo :
  • Gizmodo.com

Salah satu alasan mengapa Threads kehilangan daya tarik dengan pengguna adalah kurangnya kejelasan tentang aplikasi. Saat diluncurkan, sepertinya Instagram mencoba menarik pengguna Twitter yang tidak puas ke platform baru.

Namun, sepertinya Threads dan Twitter ditujukan untuk audiens yang sangat berbeda. Selama bertahun-tahun, Twitter telah dikenal sebagai forum untuk berita dan politik, di mana tokoh-tokoh populer seperti jurnalis, selebritas, atlet, dan politisi mengungkapkan pendapat 'politik' dan terkadang kontroversial.

Instagram dan platform Meta lainnya diketahui menghindari politik dan fokus untuk terlibat dengan gambar dan video, mengutip situs Live Mint, Senin, 24 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Threada juga dalam proses memperkenalkan batas level pada postingan untuk mencegah spam akun. Beberapa hari sebelum peluncuran, Elon Musk juga telah mengumumkan batasan sementara jumlah kiriman yang dapat dilihat dalam sehari, membuat marah banyak pengguna Twitter.

Kepala Eksekutif Meta Mark Zuckerberg.

Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

Meta menyepakati janji dengan pemerintah negara bagian AS untuk memberlakukan jam malam dan batasan waktu otomatis pada akun remaja di Instagram dan Facebook.

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut