Ini Bedanya Kopi Jenis Arabika dan Robusta

Ilustrasi biji Kopi.
Sumber :
  • Dok. Istimewa

VIVA Tekno – Kopi jenis arabika dan robusta merupakan dua jenis kopi paling populer di gerai kopi di Indonesia dan memiliki sejumlah perbedaan menurut barista profesional Zikri Mubarak.

img_title Sering Dilakukan Pria, Kebiasaan Ini Diam-diam Bisa Bikin Tekanan Darah Naik

“Dari aromanya sebenarnya sudah ketahuan. Kalau kopi robusta lebih strong (kuat), cuma kalau arabika lebih light,” kata dia di Jakarta, Minggu, 17 September 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain dari aroma, kedua jenis kopi tersebut memiliki perbedaan dari rasa yang dihasilkan. Menurut Zikri, kopi arabika terasa lebih asam dibandingkan dengan kopi robusta.

img_title Kopi Disebut Bisa Picu GERD, Mitos Atau Fakta? Ini Penjelasannya

Berbeda dengan kopi arabika, rasa yang dihasilkan kopi robusta terasa lebih kuat dan pahit dengan aftertaste yang mirip kacang tanah. Hal ini karena robusta memiliki kadar kafein yang lebih tinggi dibanding arabika.

“Robusta itu strong kopinya,” ungkap dia. Untuk jenis arabika, kopi tersebut cenderung terasa manis dan ringan.

img_title 71 Persen Orang Indonesia Pilih Ngopi di Coffee Shop, Tapi Ada 5 Hal yang Sering Tak Disadari!

Beberapa jenis arabika bisa memiliki aftertaste yang manis dengan aroma lebih lembut serta sedikit asam karena tingkat keasaman biji kopi arabika lebih tinggi dibanding robusta.

Selain dari aroma dan rasa, kopi jenis arabika dan robusta dapat dibedakan dengan melihat bentuk biji kopinya. Biji kopi robusta memiliki bentuk yang cenderung bundar, sedangkan biji kopi arabika cenderung lonjong.

Dari sisi harga, harga biji kopi arabika lebih mahal daripada biji kopi robusta. Hal ini karena perawatan pohon kopi robusta relatif lebih mudah dibanding arabika.

Pohon kopi robusta dapat melindungi diri dengan baik dari serangan serangga karena kadar kafeinnya yang tinggi serta tidak memerlukan banyak air.

Berbeda dengan pohon kopi robusta, pohon kopi arabika cenderung lebih rapuh dan dapat dirusak serangga, sehingga membuat biji kopi arabika lebih mahal dibandingkan kopi robusta.

Zikri lalu memberikan tips mengolah kopi robusta dan arabika yang memiliki ampas agar rasa yang dihasilkan lebih maksimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan merebus biji kopi yang sudah dihaluskan bersama rebusan air, kopi akan terasa lebih pekat dan kuat, sehingga cocok dinikmati bagi orang-orang yang menyukainya.

"Untuk kopi yang ada ampasnya, bisa diolah dengan cara digodok selama 5 menit. Pakai temperatur medium to high agar aroma dan rasanya lebih pekat," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut