Konsumsi Stroberi Cegah Depresi
- Pixabay/pexels
Terdapat data epidemiologi yang menyatakan bahwa orang-orang yang mengonsumsi stroberi atau buah berry lainnya secara teratur memiliki tingkat penurunan kognitif yang lebih rendah seiring dengan pertambahan usia.
Peneliti menambahkan bahwa manfaat metabolis dan kardiovaskular dari mengonsumsi stroberi telah banyak dipelajari. Namun, hanya sedikit penelitian mengenai efek kognitif mengonsumsi stroberi bagi manusia.
Stroberi.
- Pixabay
“Studi ini menilai apakah konsumsi stroberi dapat meningkatkan kinerja kognitif dan kesehatan metabolisme pada populasi manusia dan, jika benar terbukti, apakah mungkin ada hubungan antara peningkatan kognitif dan penurunan gangguan metabolisme,” jelasnya.
Di samping antosianin, stroberi juga mengandung mikronutrien tambahan yaitu ellagic acid, senyawa organik alami yang telah terbukti menghambat jenis kanker tertentu.
Ellagic acid pada stroberi ditemukan pada biji dan daging buah, namun konsentrasi tertinggi ada pada daunnya. Stroberi dan tumbuhan lainnya menghasilkan ellagic acid, dan glukosa untuk membentuk ellagitanin, senyawa yang yang larut dalam air yang lebih mudah diserap manusia dalam makanannya.
Stroberi juga mengandung polifenol yang berperan sebagai antioksidan. Senyawa ini bermanfaat untuk mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, dalam satu cup stroberi mengandung vitamin C untuk asupan kebutuhan harian Anda dan mengandung nutrisi yang menyehatkan jantung seperti kandungan folat, kalium, serat, dan fitosterol.