TKDN Jadi 'Pagar' Produk Impor

Ilustrasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kemenperin.
Sumber :
  • Dok. Kemenperin

VIVA Tekno – Panasonic berkomitmen untuk terus mengembangkan industri elektronik di Indonesia dengan meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

img_title Ekspansi Industri Elektronik Dorong Kebutuhan Talenta, Kolaborasi dengan Kampus Diperkuat

Lini produk yang sudah berlabel TKDN di antaranya Saklar, Stopkontak, Downlight, Lampu Bohlam, Lampu Jalan (Street Light), dan Lampu Stadium.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, AC Split, AC VRF System, Kipas angin dan Ventilasi, Kulkas, Mesin cuci, Televisi, Water Dispenser, Pompa Air hingga Emergency Kit (produksi PMI), yang bermanfaat sebagai media penerangan dan komunikasi dalam kondisi bencana alam.

img_title Dampak Hilirisasi Bauksit Buat Publik Tercengang, Arif Haendra Singgung Impor: Hemat Devisa hingga Rp9 T

Direktur B2B/G Solution and Services Panasonic Gobel Indonesia Intan Abdams Katoppo mengaku berkomitmen mendukung proyek-proyek pemerintah dengan produk TKDN sambil terus mengembangkan industri elektronik nasional dan pemberdayaan UMKM.

"Dengan peningkatan TKDN, kami berharap bisa mendorong pertumbuhan industri elektronik dalam negeri dan mengurangi ketergantungan produk impor. Komitmen ini ditunjukkan dengan pencapaian nilai TKDN hingga 40 persen serta total varian jumlah produk Panasonic yang sudah TKDN mencapai 300 model," ungkapnya, Jumat, 7 Juni 2024.

img_title Ketentuan TKDN 60 persen di 2027, Hyundai: Kami Dukung

Bukan itu saja. Intan juga menegaskan bahwa produk Panasonic memiliki keunggulan teknologi yang sehat, ramah lingkungan, awet, dan mudah digunakan, sehingga tidak hanya mempermudah kehidupan sehari-hari tetapi juga memberikan dampak positif dalam jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komitmen tersebut ditunjukkan oleh Panasonic dengan menjadi salah satu sponsor pada acara Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) yang diprakarsai oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

Sebagai informasi, ICEF diselenggarakan dalam rangka mempertemukan pelaku usaha guna mendorong penggunaan produk dalam negeri dan juga menjadi wadah sosialisasi e-katalog bagi pelaku usaha, yaitu sesuai dengan Instruksi Presiden No 2 Tahun 2022 tentang percepatan penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil dan koperasi untuk menyukseskan gerakan nasional bangga buatan indonesia pada pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Oppo Indonesia resmi membuka Registration of Interest (ROI) bagi konsumen Oppo Find X10,

Oppo Indonesia Buka Registrasi Minat Find X10, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Setelah dapatkan sertifikasi TKDN, Oppo Indonesia resmi membuka Registration of Interest (ROI) bagi konsumen yang ingin mendapatkan informasi terbaru mengenai Find X10.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut