Telkomsel, Indosat, XL Axiata dan Smartfren Dapat 'Warning'

Ilustrasi operator telekomunikasi.
Sumber :
  • Dok. Telkomsel

Jakarta, VIVA – Perusahaan keamanan siber asal Rusia Kaspersky mengingatkan bahwa perusahaan telekomunikasi di seluruh dunia menjadi target utama serangan hacker pada semester I 2024.

img_title Telkomsel Cari Technopreneur dengan Inovasi AI Berdampak Lewat NextDev ke-12

Sektor telekomunikasi menghadapi jumlah insiden terbesar lantaran minat penyerang (hacker) terhadap data sensitif dan upaya eksploitasi hubungan terpercaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini tentu menjadi peringatan bagi 4 raksasa telekomunikasi di Indonesia, yakni Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), XL Axiata, serta Smartfren.

img_title Dukung MotoGP Mandalika 2026, Telkomsel Perkuat Jaringan di 30 Titik Strategis

Perusahaan ini juga menghadapi jumlah rata-rata insiden kritis tertinggi, dengan 32 serangan per 10 ribu sistem.

Serangan hacker yang berhasil, terutama yang bersifat canggih, terhadap perusahaan telekomunikasi dapat mengekspos jutaan data pelanggan, termasuk detail kontak, nomor jaminan sosial, dan informasi kartu kredit.

img_title Telkomsel dan PosDigi Luncurkan Paket Sat Set Pos, Dukung Aktivitas Layanan Agen Pos

Hal itu juga dapat menjadi batu loncatan untuk serangan lebih lanjut terhadap klien melalui eksploitasi hubungan terpercaya. Itulah sebabnya sektor telekomunikasi sangat menarik bagi para penjahat siber.

"Insiden kritis adalah serangan yang digerakkan manusia atau ancaman malware yang memiliki dampak signifikan potensial atau aktual pada infrastruktur perusahaan," ungkap Kepala Kaspersky Managed Detection and Response Kaspersky, Sergey Soldatov.

Pengecekan salah satu perangkat Base Transceiver Station (BTS) milik operator telekomunikasi.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Dewi Fajriani

Pengecekan salah satu perangkat Base Transceiver Station (BTS) milik operator telekomunikasi.

Photo :
Tidak hanya telekomunikasi. Perusahaan media massa dan pengembangan konstruksi juga menjadi target serangan siber teratas di paruh pertama tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan media massa mengalami 180 serangan per 10 ribu sistem, sementara sektor pengembangan konstruksi, makanan, dan industri menyusul dengan masing-masing 179, 122, dan 121 serangan.

"Media massa, pada gilirannya, jadi sasaran yang semakin sering ditargetkan selama konflik internasional, yang sering kali ditandai dengan perang informasi di mana mereka memainkan peran penting. Kalau perusahaan pengembangan konstruksi memiliki arus kas yang signifikan dan bergantung pada subkontraktor. Inilah yang membuat mereka rentan terhadap serangan siber melalui infrastruktur mitra terpercaya dan spear phishing," jelas Sergey Soldatov.

Ilustrasi iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max yang kini sudah tersedia di Indonesia

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max Kini Tersedia, Telkomsel Lengkapi dengan Pilihan Bundling Halo dan SIMPATI

Pelanggan kini dapat memperoleh iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dengan pilihan paket Halo dan SIMPATI, serta potongan harga hingga Rp1 juta melalui penukaran…

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut