Kinerja Cemerlang berkat Layanan Digital

Ilustrasi layanan digital.
Sumber :
  • Imarticus

Jakarta, VIVA – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk mengumumkan pencapaian kinerja keuangan pada 2024, di mana perseroan berhasil mencatat kenaikan laba bersih melalui strategi bisnis yang efektif dan tepat serta pengembangan layanan digital yang mendukung efisiensi dan kemudahan bagi para konsumen.

img_title Survei IPO: 66% Masyarakat Puas dengan Kinerja Prabowo

Direktur Utama Wahana Ottomitra Multiartha, Djaja Suryanto Sutandar, menjelaskan bahwa sampai dengan Desember 2024, berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp262,92 miliar atau meningkat 11,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp236,41 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami terus berusaha melakukan pengembangan operasional dan layanan digital untuk meningkatkan efisiensi proses, bisnis dan biaya, serta memberikan kemudahan kepada konsumen maupun calon konsumen," katanya, Rabu, 19 Februari 2025.

img_title Kebiasaan Belanja Masyarakat Berubah di 2026, Ini yang Diam-diam Mulai Dicari Konsumen

Ia melanjutkan, pengembangan operasional, layanan digital, dan tetap terus melakukan ekspansi bisnis di wilayah potensial menjadi fokus utama dalam memberikan kemudahan dan akses yang lebih luas kepada konsumen. "Kami optimis dapat mempertahankan kinerja yang baik dan terus melakukan inovasi di tahun ini," ungkap Djaja.

Ilustrasi digitalisasi.

Photo :
  • Istimewa

img_title Senggol Letjen TNI Richard Tampubolon, Prabowo Minta Anggota Satgas PKH Berprestasi Dipromosikan

Ilustrasi digitalisasi.

Photo :
Selain laba bersih, kualitas portofolio terjaga dengan baik, yang tercermin pada NPF-Gross per Desember 2024 sebesar 1,96 persen atau mengalami perbaikan sebesar 0,12 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Aset juga mengalami pertumbuhan atau mencapai Rp6,95 triliun pada akhir Desember 2024, meningkat 4,68 persen dibandingkan posisi akhir Desember 2023 sebesar Rp6,64 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Total ekuitas perusahaan pembiayaan yang dikenal dengan sebutan WOM Finance ini tercatat sebesar Rp1,89 triliun, di mana nilai tersebut meningkat 11,57 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,70 triliun.

Pada akhir Desember 2024, return on assets (ROA) tercatat sebesar 4,67 persen dengan return on equity (ROE) tercatat sebesar 14,93 persen.

Ilustrasi pajak.

Pajak Digital Jadi Sorotan, Apa yang Perlu Dilakukan Konsumen?

Pajak digital disebut berlaku 9 November 2026, tetapi bukan pajak baru. Simak aturan SPP-TDLN, dampaknya pada transaksi internet kecil, serta klarifikasi DJP.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut