Titik Nadir Para Kurir

Ilustrasi jasa kurir.
Sumber :
  • Freepik

Persaingan tidak sehat dan tekanan harga dari platform e-commerce ini juga diperkeruh oleh adanya perusahaan pos, kurir, dan logistik asing yang melakukan predatory pricing di pasar tersebut. Satun di antaranya J&T Ekspres, yang terafiliasi dengan J&T Global Ekspress asal China yang berdomisili di Cayman Island.

img_title Jaringan Narkoba Mulai Gunakan Jasa Kondektur Bus sebagai Kurir, 3,77 Gram Sabu Disita

“Dominasi asing tidak bisa dibantah dan terjadi eksploitasi terhadap kurir. Mereka tidak punya pilihan. Akibatnya mereka dibayar fluktuatif karena besaran pendapatan mereka adalah volume yang bisa diantarkan,” tutur Yayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini terjadi karena perang harga di industri e-commerce yang cenderung berkembang disebabkan perubahan gaya hidup membuat pelaku pos, kurir, dan logistik nasional melakukan efisiensi secara ekstrem. “Kalau perlu gandeng pemda, sehingga industri pos, kurir, dan logistik bisa lebih mensejahterakan masyarakat,” jelasnya.

img_title Polri Tangkap Kurir Ekstasi Jaringan Malaysia, Bawa 9.162 Butir Diupah Hanya Rp700 Ribu
Menteri Perdagangan, Budi Santoso

E-Commerce Harus Utamakan Produk Lokal, Mendag Dorong Transparansi dari Platform hingga Konsumen

Mendag Budi mengatakan, aturan perdagangan elektronik (e-commerce) harus mengutamakan produk lokal di etalase marketplace, hingga transparansi antara pedagang & konsumen.

img_title
VIVA.co.id
21 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut