Harbolnas 2025 Bukan Sekadar Diskon

Ilustrasi e-commerce.
Sumber :
  • freepik.com/rawpixel.com

Jakarta, VIVA – Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Hilmi Adrianto mengatakan Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas 2025 menjadi momentum bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memulihkan kembali perekonomiannya setelah dilanda bencana.

img_title Ibas Dorong UMKM dan Batik Kendal Naik Kelas, Perluas Akses Permodalan dan Pasar

"Di masa kedukaan pada saat bencana ini kita melihat bahwa Harbolnas ini juga bisa menjadi momentum bagi UMKM, bagi para pejuang usaha lokal, untuk bisa meningkatkan kembali perekonomiannya," katanya di Jakarta, Rabu, 10 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan melalui berbagai kampanye dan penawaran potongan harga, Harbolnas 2025 diharapkan mampu mendorong peningkatan transaksi bagi para pelaku UMKM.

img_title Diikuti Puluhan UMKM, SMEXPO Cirebon 2026 Diapresiasi Wali Kota karena Buka Peluang Akses Pasar Lebih Luas

Hilmi menegaskan pihaknya optimistis bahwa ajang tahun ini mampu mencapai target nilai transaksi sebesar Rp35 triliun.

Menurutnya, rangkaian promo yang disiapkan akan mendorong minat masyarakat untuk berbelanja, khususnya produk lokal.

img_title Punya Usaha Kecil? Ini 5 Cara agar Bisnis UMKM Makin Dikenal dan Dilirik Konsumen

"Sejauh ini memang kita tetap ada target Rp35 triliun. Kita masih optimis bahwa banyak promo-promo ini bisa menggairahkan penjualan produk lokal," ujarnya.

Hilmi memperkirakan sejumlah pelaku UMKM di daerah terdampak bencana belum bisa berpartisipasi dalam ajang ini karena masih dalam proses pemulihan.

Namun, ia meyakini Harbolnas 2025 tetap mampu berkontribusi dalam membantu warga terdampak bencana melalui kegiatan belanja produk untuk disalurkan sebagai bantuan kepada para korban.

"Ada banyak juga masyarakat yang bisa berbelanja untuk membantu para korban bencana agar nantinya mereka juga terbantu dengan adanya program Harbolnas ini," tuturnya.

Terkait kelancaran distribusi barang selama periode Harbolnas, Hilmi menyampaikan bahwa idEA terus bekerja sama dengan perusahaan logistik untuk menyesuaikan mekanisme pengiriman berdasarkan kondisi lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengakui beberapa wilayah masih menghadapi hambatan akses pasca bencana, namun upaya optimal tetap dilakukan agar pesanan dapat dikirim hingga ke tangan konsumen.

"Sejauh ini kita belum membuat skema khusus. Kami mencoba semaksimal mungkin untuk mengirim produk yang sudah dipesan agar bisa sampai ke daerah-daerah yang memesannya," ungkap Hilmi.

Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang digelar PNM di Pontianak, Kalbar.

PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha, Dari Ruang Belajar hingga Potensi Lokal

PNM menggelar kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar bertema “Budaya Lestari, Usaha Berseri” di Pontianak, Kalbar, untuk dukung perempuan semakin berdaya.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut