Keamanan Data Hadapi Ancaman Siber Baru

Serangan siber.
Sumber :
  • www.pixabay.com/bykst

Jakarta, VIVA – Meningkatnya serangan siber dalam beberapa tahun terakhir membuat isu keamanan data tidak lagi sekadar menjadi urusan teknis. Bagi banyak organisasi, perlindungan data kini menjadi bagian penting dari strategi menjaga keberlangsungan bisnis dan kepercayaan publik.

img_title Celah Keamanan NASA Ditemukan Pakar Siber Indonesia

Perubahan pola serangan juga menuntut pendekatan keamanan yang lebih adaptif dan kontekstual. Sistem keamanan tidak cukup hanya mengandalkan perangkat, tetapi perlu memahami bagaimana risiko muncul dalam aktivitas operasional sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Leonardo Hutabarat, profesional di bidang keamanan data dan cybersecurity, menilai bahwa pendekatan berbasis use case menjadi semakin relevan di tengah kompleksitas ancaman digital. Menurutnya, organisasi perlu memetakan risiko nyata agar sistem keamanan mampu bekerja secara lebih presisi.

img_title BPK Ungkap Tantangan Government 5.0 Menuju Indonesia Emas 2045, dari AI hingga Keamanan Siber

“Ancaman siber terus berkembang dan semakin kompleks, sehingga sistem keamanan perlu dibangun berdasarkan use case yang relevan dengan risiko aktual,” ujarnya, dikutip dari keterangan resmi, Selasa 30 Desember 2025. Ia menegaskan bahwa pendekatan tersebut lebih efektif dibandingkan sekadar memenuhi aspek kepatuhan.

Pendekatan use case memungkinkan organisasi menyusun skenario keamanan yang sesuai dengan karakteristik bisnis dan pola serangan yang dihadapi. Dengan cara ini, potensi ancaman dapat dikenali lebih awal sebelum berkembang menjadi insiden besar.

img_title Polri Tambah Kekuatan Hadapi Ancaman Siber, Satu Perwiranya Rampungkan Studi Cybercrime di NYU

Dalam praktiknya, use case keamanan mencakup berbagai skenario seperti deteksi akun yang terkompromi hingga penyalahgunaan hak akses. Pendekatan ini membantu tim keamanan memperoleh visibilitas yang lebih baik terhadap aktivitas mencurigakan di dalam sistem.

“Dengan use case yang tepat, tim keamanan dapat mengurangi false positive dan fokus pada insiden yang benar-benar berdampak,” tuturnya. Ia menilai efisiensi ini penting agar sumber daya keamanan tidak terbuang pada alarm yang tidak relevan.

Pemanfaatan solusi analitik keamanan berbasis perilaku turut memperkuat efektivitas pendekatan tersebut. Korelasi data dan otomasi investigasi memungkinkan respons insiden dilakukan lebih cepat dan terarah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keamanan data juga memiliki keterkaitan erat dengan aspek tata kelola dan kepatuhan regulasi. Sistem yang dirancang secara matang dapat membantu organisasi menghadapi proses audit dengan lebih percaya diri.

Leonardo menekankan bahwa keamanan siber seharusnya dipandang sebagai fondasi tata kelola perusahaan, bukan beban tambahan. Integrasi keamanan ke dalam strategi bisnis dinilai mampu meningkatkan ketahanan organisasi secara menyeluruh.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut