Semua Info Pulang Kampung Ada di MudikPedia Lebaran 2026

Rekayasa lalu lintas one way saat arus mudik Lebaran.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fajar Ramadhan

Jakarta, VIVA - Kementerian Komunikasi dan Digital atau Kemkomdigi menghadirkan MudikPedia Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah.

img_title Inovasi Korlantas Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diganjar Penghargaan Menhub

Ini adalah panduan digital yang memudahkan masyarakat memperoleh berbagai informasi penting seputar perjalanan arus mudik maupun balik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya mengatakan MudikPedia disiapkan untuk membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.

img_title Arus Mudik dan Balik Lebaran 2 Tahun Terakhir Berjalan Lancar, Hal Ini Jadi Kuncinya

Melalui MudikPedia, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi mudik dari banyak instansi dalam satu tautan, mulai dari pantauan lalu lintas, jalur mudik, layanan kesehatan, hingga prakiraan cuaca.

MudikPedia juga memuat berbagai informasi penting, antara lain jalur mudik dari Kementerian Perhubungan dan Bina Marga, program mudik gratis, pantauan lalu lintas melalui CCTV jalan tol dan pelabuhan, pemesanan tiket kereta api dan kapal ferry, lokasi SPKLU kendaraan listrik, prakiraan cuaca BMKG, hingga informasi penukaran uang Lebaran dari Bank Indonesia.

img_title Paxel Catat Pengiriman Lebaran 2026 Tak Hanya Didominasi Barang Makanan

Kementerian Perhubungan sebelumnya memperkirakan sekitar 143,91 juta orang atau 50,60 persen penduduk Indonesia akan melakukan perjalanan pada masa mudik Lebaran 2026.

Pemerintah menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung kelancaran arus mudik, antara lain pemeriksaan kelaikan moda transportasi, penambahan armada, program mudik gratis, serta rekayasa lalu lintas seperti contra flow dan one way.

"Dengan dukungan informasi yang mudah diakses melalui MudikPedia, kami berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih baik, sehingga perjalanan berlangsung aman dan lancar," ungkapnya di Jakarta, Sabtu, 14 Maret 2026.

Seperti diketahui, Kemkomdigi menyebutkan trafik jaringan telekomunikasi di momen Lebaran 2026 diprediksi naik hingga 40 persen.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemkomdigi Ismail yang menyebut lonjakan trafik ini perlu diantisipasi agar kualitas layanan telekomunikasi bagi masyarakat tetap optimal di momen mudik hingga Lebaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini (momen libur Lebaran 2026) kurang lebih ada dua minggu. Implikasinya tentu akan memberikan dampak signifikan terhadap lonjakan trafik telekomunikasi yang diperkirakan dalam laporan sekitar 30-40 persen," kata Ismail.

Selain durasi libur yang lebih panjang yang menimbulkan kerumunan masyarakat, penyebab lainnya yang diduga berpengaruh pada kenaikan trafik telekomunikasi di momen Lebaran 2026 adalah anjuran Work From Anywhere (WFA) dari pemerintah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut