Strategi Digital Bluebird Berbuah Manis

Jajaran armada Bluebird
Sumber :
  • Bluebird

Jakarta, VIVA – PT Blue Bird Tbk menunjukkan bahwa transformasi digital bukan sekadar pelengkap, melainkan kunci utama dalam mempertahankan daya saing di industri transportasi. Di tengah semakin beragamnya pilihan mobilitas, perusahaan ini justru mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif pada awal 2026.

img_title Tak Hanya Perdagangan Digital, Bisnis Perjalanan Ikut Mengerek Kinerja Emiten E-Commerce

Pada kuartal pertama 2026, Bluebird membukukan pendapatan sebesar Rp1,45 triliun atau tumbuh 11,6 persen secara tahunan. Sementara itu, laba bersih mencapai Rp157 miliar dengan EBITDA sebesar Rp341,8 miliar, mencerminkan konsistensi dalam menjaga performa operasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu faktor pendorong utama pertumbuhan tersebut datang dari pemanfaatan teknologi digital. Aplikasi MyBluebird menjadi salah satu kanal penting yang terus mengalami peningkatan penggunaan oleh pelanggan.

img_title Jangan Sampai Jadi Korban Penipuan! Ini Web dan Media Sosial Resmi Pantau Informasi Bansos Digital

Pengguna aplikasi MyBluebird tercatat tumbuh sebesar 22,4 persen secara year-on-year. Selain itu, fitur fixed price yang menawarkan tarif pasti juga mengalami peningkatan penggunaan hingga 29,2 persen.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, mengatakan bahwa transformasi digital menjadi bagian penting dalam strategi perusahaan. “Kami terus menjaga layanan tetap konsisten dengan memastikan armada selalu siap, kualitas layanan tetap terjaga, serta memanfaatkan teknologi untuk memastikan layanan lebih mudah diakses,” ujarnya, dikutip Rabu 6 Mei 2026.

img_title Penipuan Digital Makin Marak, Ini Cara Mudah Melindungi Identitas dan Data Pribadi

Tidak hanya dari sisi aplikasi, Bluebird juga memanfaatkan teknologi untuk membaca pola permintaan pelanggan secara lebih akurat. Data tersebut digunakan untuk menentukan penempatan armada berdasarkan lokasi, waktu, hingga momentum tertentu.

Pendekatan ini membuat operasional menjadi lebih efisien sekaligus responsif terhadap kebutuhan pasar. Hasilnya, layanan taksi Bluebird tetap mampu bersaing meski industri transportasi semakin kompetitif.

Kinerja positif juga terlihat pada layanan taksi yang mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 12 persen secara tahunan. Hal ini menegaskan bahwa layanan konvensional yang dipadukan dengan teknologi masih memiliki daya tarik kuat.

Selain fokus pada digitalisasi, Bluebird juga terus memperluas jangkauan layanan dengan menambah titik pangkalan. Hingga kuartal pertama 2026, jumlah pangkalan meningkat sekitar 43 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan juga mulai memperkuat komitmen terhadap mobilitas berkelanjutan melalui ekspansi kendaraan listrik di beberapa kota. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghadirkan layanan transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Dengan kombinasi antara teknologi, ekspansi layanan, dan efisiensi operasional, Bluebird optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan sepanjang 2026. Transformasi digital yang dilakukan pun menjadi bukti bahwa inovasi mampu memperkuat bisnis di tengah perubahan industri.

Ilustrasi Investasi untuk Generasi Z

Generasi Muda Kini Makin Akrab dengan Transaksi Digital

Generasi muda semakin mengandalkan transaksi digital untuk membayar dan mengelola uang. Kenali manfaat, risiko, serta cara menjaga keamanan dan kesehatan finansial.

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut