Apa yang Terjadi pada Material Galon Setelah Dipakai Bertahun-tahun?

Ilustrasi galon.
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta, VIVA – Penggunaan galon guna ulang menjadi perhatian setelah muncul pembahasan mengenai usia pakai dan kondisi material kemasannya. Sejumlah pihak menilai masih banyak konsumen yang belum memahami bahwa kualitas galon dapat berubah seiring pemakaian dalam jangka panjang.

img_title Riset Ungkap Galon Guna Ulang Tak Terkait Risiko Kanker dan Gangguan Hormon, Simak Faktanya

Galon guna ulang umumnya dibuat dari bahan polikarbonat yang dikenal kuat dan tahan benturan. Material ini dipilih karena mampu digunakan berkali-kali, namun secara ilmiah tetap dapat mengalami penurunan kualitas akibat usia, paparan panas, hingga proses pencucian berulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan kondisi biasanya terlihat dari permukaan galon yang mulai kusam, muncul goresan, atau retak halus. Dalam beberapa kasus, kondisi fisik tersebut memunculkan kekhawatiran terkait keamanan material ketika digunakan terus-menerus.

img_title Ini yang Terjadi pada Otak saat Bekerja di Lingkungan Positif

Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) menyebut sebagian besar laporan yang diterima berkaitan dengan galon berusia lama yang masih beredar di masyarakat. Temuan itu diperoleh dari pengaduan konsumen di sejumlah kota selama Maret hingga April 2026.

Ketua KKI, David Tobing, mengatakan banyak konsumen belum mengetahui adanya batas usia penggunaan galon guna ulang. Menurut dia, informasi mengenai masa pakai juga belum tercantum secara jelas pada kemasan.

img_title Sains di Balik BPA, Senyawa Kimia yang Kerap Jadi Perdebatan

“Di galon itu enggak ada berapa lama masa pakainya, yang tertera hanya kode produksi. Nah inilah yang saya katakan sebagai kekosongan regulasi masa pakai,” ujarnya, dikutip Senin 11 Mei 2026.

Dalam dunia sains material, polikarbonat juga dikenal mengandung senyawa Bisphenol-A atau BPA. Senyawa tersebut dapat mengalami peluruhan dalam kondisi tertentu, seperti paparan suhu tinggi, sinar matahari langsung, atau kerusakan pada permukaan material.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KKI menyebut sejumlah laporan yang diterima menunjukkan kondisi fisik galon yang sudah kusam, berlumut, hingga retak. Kondisi tersebut dinilai lebih sering ditemukan pada galon dengan usia penggunaan lebih lama.

“Semakin tua usia galon semakin beragam jenis keluhannya. Masalah fisik, kotor, kusam, dan retak. Nah ini mendominasi laporan konsumen,” kata David.

Rangkaian Penghargaan Achmad Bakrie XXII juga diisi dengan agenda ramah tamah

Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 Kembali Digelar, 4 Tokoh Inspiratif Raih Penghargaan Bergengsi

Mengusung tema “Aksi Nyata Untuk Indonesia”, Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 menjadi bagian dari rangkaian perjalanan 84 tahun Bakrie. Penghargaan ini siap digelar.

img_title
VIVA.co.id
25 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut