Hacker Menyukai Korban yang Melakukan Ini

Ilustrasi hacker.
Sumber :
  • Freepik

4. Memakai Password yang Mudah Ditebak

img_title 9 Juta Akun TikTok Anak Dinonaktifkan, Instagram 85 Ribu-Facebook 99 Ribu

Ilustrasi password.

Photo :
  • U-Report

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Password seperti "123456", "password", tanggal lahir, atau nama sendiri masih menjadi favorit banyak pengguna internet. Sayangnya, kombinasi seperti ini juga menjadi favorit hacker.

img_title Ramai Data Pribadi Menkomdigi Meutya Hafid diduga Bocor

Serangan brute force dan penggunaan daftar password populer memungkinkan pelaku menebak kata sandi yang lemah dalam waktu sangat singkat. Semakin sederhana password yang digunakan, semakin besar peluang akun berhasil diretas.

Laporan Cybernews bahkan menemukan miliaran password yang bocor masih didominasi kombinasi sederhana dan mudah ditebak.

img_title Penyelaman Cari Korban Kapal Virgo Transport 8 Dihentikan, Ini Alasannya

5. Tidak Peduli dengan Kebocoran Data

Banyak orang menganggap remeh ketika mendengar ada kebocoran data dari sebuah layanan online. Padahal, informasi yang bocor sering kali diperjualbelikan di forum kriminal dan digunakan untuk menyerang akun lain yang memakai password serupa.

Komunitas keamanan siber di berbagai forum juga terus mengingatkan bahwa sebagian besar pembajakan akun modern berasal dari kredensial yang telah bocor sebelumnya, bukan karena hacker menebak akun secara manual satu per satu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi hacker.

Photo :
  • U-Report

Pada akhirnya, hacker tidak selalu mencari korban yang kaya atau terkenal. Mereka lebih menyukai korban yang lalai dalam menjaga keamanan digitalnya. Kebiasaan sederhana seperti menggunakan password yang sama, mengabaikan MFA, atau sembarangan mengklik tautan bisa menjadi pintu masuk bagi pelaku untuk mengambil alih akun dan mencuri data penting.

Pemadaman Karhutla

Instruksi Cak Imin ke Kader PKB Terkait Karhutla

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memperkuat solidaritas untuk korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lewat Gerakan 1 Juta Masker. Hal itu diungkap Ketum PKB, Cak Imin

img_title
VIVA.co.id
17 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut