Software Berbasis Cloud Makin Populer, Tapi Ada Risiko yang Perlu Diperhatikan
- wartaekonomi
Berangkat dari kondisi tersebut, PT Ilmuprogram Teknologi Informasi meluncurkan Ilmuprogram Agentic AI Platform, yaitu platform AI enterprise yang menghubungkan AI agent dengan sistem inti perusahaan dan berjalan sepenuhnya di infrastruktur milik klien. Berbeda dengan layanan AI berbasis cloud publik, data perusahaan maupun proses inferensi AI tetap berada di lingkungan perusahaan.
Wahyu mengatakan peluncuran platform ini sejalan dengan prinsip bahwa perusahaan Indonesia perlu memiliki kendali atas sistem dan datanya sendiri.
"Perusahaan Indonesia semestinya memiliki sistemnya sendiri, bukan menyewanya selamanya," ujarnya.
Potensi efisiensi biaya kepemilikan
Selain aspek kedaulatan data, model kepemilikan penuh juga menawarkan potensi efisiensi biaya jangka panjang. Berdasarkan simulasi ilustratif yang disusun Ilmuprogram untuk perusahaan dengan 100 pengguna, model lisensi tahunan awalnya lebih murah pada dua tahun pertama karena biaya implementasi model kepemilikan ditanggung di muka.
Namun, titik impas tercapai pada akhir tahun kedua, dan pada akhir tahun ketiga model kepemilikan menjadi lebih murah sekitar 13 persen, atau sekitar Rp580 juta. Selisih tersebut melebar menjadi sekitar 29 persen pada tahun kelima, atau sekitar Rp1,87 miliar. Simulasi tersebut menggunakan asumsi lisensi Rp750 ribu per pengguna per bulan, penyesuaian harga 5 persen per tahun, serta biaya implementasi dan dukungan dengan parameter tertentu.
"Model kepemilikan tidak selalu lebih murah di tahun pertama, justru biasanya lebih mahal. Yang berubah adalah arah biayanya. Langganan naik setiap tahun mengikuti jumlah pengguna dan penyesuaian harga, sementara biaya kepemilikan menurun setelah implementasi selesai," kata Wahyu.
Ia menegaskan bahwa angka tersebut merupakan simulasi ilustratif dengan asumsi tertentu dan bukan hasil pengukuran pada klien. Besaran sebenarnya bergantung pada jumlah pengguna, cakupan modul, tingkat kustomisasi, serta pilihan infrastruktur.
"Semakin banyak penggunanya dan semakin sering sistemnya perlu diubah, semakin cepat titik impasnya tercapai. Untuk perusahaan kecil dengan kebutuhan standar, model langganan bisa saja lebih masuk akal," ujarnya.
Model kepemilikan penuh
Berbeda dengan model berlangganan, seluruh platform ini diserahkan kepada klien beserta source code-nya. Pembayaran dilakukan pada masa implementasi tanpa lisensi per pengguna maupun kewajiban perpanjangan tahunan. Sistem dapat diimplementasikan di server perusahaan sendiri (on-premise) maupun di layanan cloud pilihan klien.