Pendukung WikiLeaks Kobarkan Perang Cyber

Tampilan depan laman WikiLeaks
Sumber :
  • wikileaks.ch

Mastercard dan VISA juga telah menutup layanan penyaluran donasi terhadap WikiLeaks. Padahal, di saat yang sama, menurut editor teknologi situs Guardian Charles Arthur baik Mastercard dan VISA, sama sekali tidak membekukan layanan donasi terhadap gerakan berbau rasis seperti Ku Klux Klan.

img_title Pezeshkian: Iran Sedang Perang Berskala Penuh!

"Drama WikiLeaks tentu akan menjadi semacam perang cyber. dan perang semacam ini secara virtual tak bisa dimenangkan. Internet begitu dinamis. Tak mungkin menutup sebuah organisasi seperti WikiLeaks yang memiliki dukungan begitu populer. Hosting dan opsi pendanaannya secara virtual tak mungkin dihentikan," kata pendiri Antiwar.com Eric Garris. (umi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Viral, Tentara Houthi Urungkan Sniper Pasukan Arab Saudi yang Lagi Shalat
Pasukan Houthi Yaman

74 WNI Masih Berada di Mokha Yaman yang Direbut Houthi, Ini Langkah Kemlu

Sebanyak 74 warga negara Indonesia (WNI) masih berada di Kota Mokha, Yaman. Kemlu RI pastikan memantau kondisi mereka terus dilakukan di tengah situasi konflik

img_title
VIVA.co.id
18 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut