Aset Digital Semakin Populer, Ini Daftar Faktor yang Mempengaruhinya

Ilustrasi Bitcoin. (FOTO: Unsplash/Dmitry Demidko)
Sumber :
  • wartaekonomi

Jakarta, VIVA – Aset digital, khususnya cryptoasset, semakin mendapat perhatian masyarakat di berbagai negara. Perkembangannya tidak hanya terlihat dari meningkatnya jumlah orang yang mengenal aset kripto, tetapi juga dari semakin beragamnya penggunaan teknologi blockchain dalam sistem keuangan.

img_title Platform Aset Kripto Perkuat Layanan Berbasis Masukan Pengguna

Financial Conduct Authority (FCA) Inggris mencatat bahwa 91 persen masyarakat Inggris telah mengetahui keberadaan cryptoasset berdasarkan riset yang dilakukan pada 2025. Di antara pengguna cryptoasset, penggunaan centralized exchange sebagai sarana memperoleh aset juga meningkat menjadi 73 persen, naik 4 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, apa saja yang membuat aset digital semakin populer? Berikut VIVA telah merangkum Selasa, (06/10/2026).

img_title Diet Gagal Berulang Kali? Mungkin Bukan Kurang Disiplin, Ini Faktor yang Perlu Diperhatikan

1. Perkembangan Teknologi Blockchain

Salah satu faktor utama adalah perkembangan blockchain dan distributed ledger technology (DLT). Teknologi ini memungkinkan pencatatan serta pemindahan aset secara digital melalui jaringan yang menggunakan mekanisme kriptografi.

img_title Perkuat Perlindungan Konsumen, Upbit Indonesia Tunjuk Irvan Tisnabudi Jadi Head of Operations

International Monetary Fund (IMF) menjelaskan bahwa cryptoasset dapat memiliki beragam karakteristik dan fungsi. Karena itu, perkembangan teknologi yang mendasarinya turut membuka berbagai kemungkinan penggunaan, mulai dari pembayaran hingga layanan keuangan berbasis digital.

Teknologi tersebut juga terus berkembang. IMF dalam laporan 2026 menyebut keuangan digital semakin meluas, didorong antara lain oleh stablecoin, pembayaran digital, central bank digital currencies (CBDC), dan tokenisasi.

2. Akses Transaksi yang Semakin Mudah

Faktor berikutnya adalah semakin mudahnya masyarakat mendapatkan akses ke pasar aset digital. Pengguna kini dapat memanfaatkan berbagai platform untuk membeli, menjual, menyimpan, maupun memantau aset melalui perangkat yang terhubung ke internet.

Riset FCA 2025 menunjukkan centralized exchange masih menjadi cara yang paling umum digunakan pengguna cryptoasset untuk memperoleh aset. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa infrastruktur perdagangan digital menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan ekosistem cryptoasset.

Namun, akses yang mudah tidak otomatis berarti risikonya rendah. FCA tetap mengingatkan bahwa cryptoasset merupakan produk berisiko tinggi dan konsumen perlu memahami kemungkinan kehilangan dana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Potensi Penggunaan untuk Pembayaran

Aset digital juga berkembang karena memiliki sejumlah potensi penggunaan dalam aktivitas keuangan. Stablecoin, misalnya, semakin banyak mendapat perhatian untuk pembayaran lintas negara dan remitansi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut