Google Cs Ternyata Lebih Percaya Teknologi Israel

Negara Yahudi, Israel.
Sumber :
  • U-Report

Dia bahkan mengatakan bahwa banyak 'keajaiban' yang terjadi di Israel, meski tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Namun bagi mereka, Israel merupakan taman bermain dan bisa menjadi rumah bagi perusahaan multinasional.

img_title Google Maps Semakin Canggih

Intel

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sekian banyak perusahaan teknologi, Intel mengklaim telah menjadi perusahaan dengan pekerja terbanyak asal Israel. Jumlahnya ada sekitar 11.000 orang. Tidak heran karena manufaktur chip itu membangun perusahaan di Israel sejak 40 tahun lalu.

img_title Apa Itu Location Intelligence dan Perannya dalam Transformasi Digital Google Maps

Menurut Managing Director Intel Ingenuity Partner Programme, Roy Ramon, Israel memiliki orang-orang yang sangat percaya diri. Mereka bahkan kerap jujur untuk memberitahukan yang salah dengan cara perusahaan mengembangkan produk.

"Saat bertemua mereka (pekerja Israel), yang salah dikatakan salah. Mereka bahkan mau menjelaskan apa saja yang salah. Mereka seolah adalah ahlinya. Ini merupakan budaya yang tidak akan bisa didapatkan di mana saja di dunia," ujar Ramon.

img_title Percaya Penuh pada Google Maps, Pria Ini Justru Tersesat dan Terlambat Bekerja!

Microsoft

Perusahaan milik Bill Gates itu ternyata sudah mendirikan pusat R&D di Israel sejak 25 tahun lalu. Ada sekitar 1.000 pekerja di sini. Bahkan ini merupakan pusat R&D pertama yang dibangun di luar Amerika.

"Banyak pengembang di Israel yang lulusan teknik. Bukan lulusan bisnis yang kemudian mencari mitra dari teknik. Mereka memiliki banyak kekayaan intelektual dari berbagai kategori seperti pertanian, robot dan kesehatan. Sekali kami membawa mereka ke tempat yang tepat, mereka tidak akan bisa dihentikan," ujar General Manager of Microsoft Global Accelerator, Zach Weisfeld.

Lainnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apple dan Amazon juga dikabarkan sedang membangun teknologi baru di Israel, lewat pusat R&D mereka. Pusat Apple di Israel terletak 15 kilometer arah utara Tel Aviv. Para insinyur Apple saat ini dikabarkan sedang mengerjakan hardware untuk iPhone 8.

"Ada sekitar 800 pekerja di pusat R&D Apple di Herzliya. Kantor Apple Israel, yang berusia empat tahun itu dibangun setelah perusahaan membeli dua startup lokal. Startup itu adalah Anobit, perancang flash memori, yang dibeli 2012, serta PrimeSense, pengembang sensor 3D yang dibeli 2013. Diketahui Apple juga mengakuisis startup lain, sebuah perusahaan kamera bernama LinX," ujar SVP Hardware Apple Israel, Johny Srouji.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut