E-Commerce Diretas, Kepercayaan Masyarakat Bisa Berkurang

Belanja online
Sumber :
  • steelgateglobal.com

VIVA.co.id – Kasus peretasan akun sebuah eCommerce yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi perhatian banyak pihak. Ketua Umum Asosiasi eCommerce Indonesia atau idEA, Aulia Marinto, menuturkan pembobolan situs tersebut menimbulkan kerugian besar. Tak hanya materil, namun juga moril.

img_title Menteri Maman: Implementasi Diskon 50 Persen Biaya E-Commerce Bagi UMK Tunggu Jadwal Integrasi

"Kasus kemarin menimbulkan kerugian dan membuat sebagian masyarakat kehilangan kepercayaan. Atau lebih parah lagi menggeneralisir orang-orang, membuat mereka berpikir tak mau lagi menjual dan membeli barang melalui situs jual beli online," ujarnya saat berbincang dengan VIVA.co.id, Rabu, 12 April 2017 di Sahid Sudirman Center, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, peretasan itu terjadi lantaran adanya kelalaian dari pihak situs. "Keadaan seperti itu (hack) terjadi karena kelalaian, mungkin karena masalah personal. Ini tantangan untuk kita semua, untuk polisi juga. Semakin canggih polisinya, semakin canggih pula penjahatnya. Ini tak akan pernah hilang," ujarnya menambahkan.

img_title Ekspansi ke Thailand, AHA Commerce Bawa Model Pengelolaan E-Commerce RI ke Pasar Asia Tenggara

Aulia mengungkapkan ada banyak faktor yang membuat hacker menjalankan misinya.

"Misalnya saja pelaku adalah oknum yang dengan sengaja mencari celah untuk memanfaatkan situs tersebut, demi keuntungan pribadi atau kelompok. Tapi yang harus kita bangun adalah awareness, bagaimana sebuah platform itu dibangun, bagaimana teknologi itu dibangun," paparnya.

img_title Penerapan Pajak E-Commerce Berpeluang Kembali Ditunda, Purbaya Ungkap Alasannya

Ia mengimbau agar publik tidak menghakimi situs eCommerce yang diretas itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangan sampai kita menuduh dan kehilangan kepercayaan. Karena kalau situs itu terganggu, semua terganggu. Imbasnya ke publik juga. Situs itu kan tidak melayani satu orang, dia melayani banyak orang. Mereka (orang-orang) sudah mendapatkan banyak manfaat dari situ," ujarnya.

Pemerintah sendiri, kata Aulia, dalam peta jalan yang sedang dibuat, sudah memiliki seksi khusus mengenai cyber security. Sistem ini akan dimanfaatkan oleh para stakeholders dan pelaku bisnis, yang bergerak di bidang eCommerce, untuk mencegah terjadinya peretasan akun mereka.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso

E-Commerce Harus Utamakan Produk Lokal, Mendag Dorong Transparansi dari Platform hingga Konsumen

Mendag Budi mengatakan, aturan perdagangan elektronik (e-commerce) harus mengutamakan produk lokal di etalase marketplace, hingga transparansi antara pedagang & konsumen.

img_title
VIVA.co.id
21 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut