RSUD Tangerang Pakai Linux untuk Cegah Ransomware

Tampilan komputer yang telah diserang oleh virus Ransomware Wannacry.
Sumber :
  • VIVA.co.id/lemsaneg.go.id

VIVA.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang melakukan sejumlah cara guna mengantisipasi adanya virus yang dapat meng-hack data perusahaan.

img_title Mobil Anda Bisa Dikunci Hacker dari Jarak Jauh, Ini Ancamannya di 2026

Salah satunya RSUD Tangerang yang segera melakukan back up data sesuai dengan instruksi Kementerian Komunikasi dan Informasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk antisipasi virus ini kita pun tidak menggunakan Windows tapi Linux. Kita juga sudah melakukan back-up data-data penting rumah sakit. Apabila hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, pelayanan masih tetap berjalan," ungkap Direktur RSUD Tangerang, Naniek Isnaini di Gedung Setda Kabupaten Tangerang, Senin (15/5/2017).

img_title Bahaya Mengintai Pengguna NFC di Indonesia

Adanya hal tersebut, pihaknya berharap ada kerja cepat pihak kominfo untuk menghentikan virus yang memeras banyak institusi di dunia.

"Tentu ini membuat kita takut karena ini urusan data negara, bukan daerah lagi. Di sini tentunya kami harap kominfo bergerak cepat dan mampu mengatasi hal ini," terangnya.

img_title AI Kini Dipakai Penjahat Siber, Ransomware Makin Pintar dan Sulit Dilawan

Hal tersebut pun dilakukan pula oleh RSUD Balaraja yang juga merupakan rumah sakit Daerah Kabupaten Tangerang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, pihak Kementerian pun telah melakukan himbauan pada setiap warga Indonesia melalui pesan singkat untuk antisipasi virus. 

Hal tersebut dilakukan setelah sebuah ransomware menyerang beberapa rumah sakit di Indonesia. Program jahat bernama WannaCry itu mengunci sistem komputer rumah sakit sehingga data di dalamnya tidak bisa diakses. Akibatnya, layanan medis pun terganggu.

Ilustrasi hacker.

Serangan Siber Berubah di Era AI, Phishing hingga Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi

Perkembangan AI membuat serangan siber seperti phishing, pencurian kredensial, dan ransomware semakin canggih. Bisnis perlu meningkatkan cyber resilience.

img_title
VIVA.co.id
13 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut