Facebook Latih Robot untuk Bernegoisasi dan Berbohong

Ilustrasi Facebook dan media sosial
Sumber :
  • www.pixabay.com/geralt

VIVA.co.id – Facebook membuat terobosan dalam melatih robot kecerdasan buatan atau bot milik mereka. Perusahaan jejaring media sosial populer itu mengajarkan bot mereka untuk bisa berlaku seperti manusia, yakni bisa bernegosiasi bahkan berbohong. 

img_title Bill Gates Ingatkan AI Picu Pergolakan Terbesar dalam Sejarah Manusia

Dikutip dari Mashable, Jumat, 15 Juni 2017, ilmuwan pada divisi kecerdasan buatan Facebook, Artificial Intelligence Researchers Facebook (FAIR), menggunakan data yang mereka miliki untuk melatih robot internet bernegosiasi dan mengantisipasi keinginan manusia dalam berbagai situasi. Uji coba tersebut sejauh ini menunjukkan keberhasilan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat robot kecerdasan buatan yang telah dilatih berkomunikasi dengan manusia, ternyata pengguna tak mampu mendeteksi bahwa sebenarnya mereka sedang berinteraksi dengan robot kecerdasan buatan. 

img_title Bikin Kaget, AI Kini Bisa Ambil Keputusan dan Jalankan Pekerjaan Bisnis

"Robot terbaik ini punya kemampuan yang bisa dibandingkan dengan manusia," ujar peneliti FAIR. Mike Lewis. 

Dia menyebutkan, robot kecerdasan buatan yang telah dilatih Facebook itu bahkan diklaim punya tingkat kesabaran dan tekad yang gigih. Selain itu, bot Facebook juga belajar dan dilatih menjalankan apa yang disebut 'manuver pintar', yakni berbohong untuk mendapatkan hasil yang terbaik. 

img_title Meta Nonaktifkan Ratusan Ribu Akun, Facebook Jadi Sorotan!

Namun, Lewis menegaskan, perilaku berbohong itu hanyalah uji kemampuan. Peneliti FAIR mengatakan, berbohong bukan taktik negosiasi yang direkomendasikan ilmuwan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, tiap bot bisa dieksplorasi kemampuannya sesuai kebutuhan pengembang. Sebab, peneliti punya kode sumber terbuka dibalik bot tersebut. Kemampuan bot itu nantinya bisa ditingkatkan untuk bisa menjadi asisten digital yang andal dalam menyelesaikan sebuah tugas. 

"Anda bisa membayangkan, chatbot bisa mendukung pelanggan ritel, bercakap tanpa batas dan bernegosiasi mirip manusia," ujar Lewis. 

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu

Pemilu Israel Memanas, Netanyahu Dituding Pakai AI untuk Gambarkan Antrean Pemilih Arab

Koalisi tiga partai Arab di Israel, The Joint List, pada Selasa menuduh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menggunakan gambar buatan kecerdasan buatan (AI)

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut