Riwayat Panjang Terciptanya Bra
- Pixabay/Meditations
Pada tahun 1964, Kanada Louise Poirier mengembangkan push-up bra. Bra pertama yang dapat mengangkat dan memberi efek mendorong sehingga menciptakan belahan dada itu mengubah pola pikir wanita tentang bra. Bra ini lebih nyaman dan membuat wanita lebih percaya diri untuk dikenakan ketika memakai pakaian ketat.
Tahun 1970-an, kaum wanita mencari tampilan yang lebih alami, sehingga bra tanpa kawat dan cetakan cup menjadi tren. Pada tahun 1977, Marks and Spencer meluncurkan bra Sanlace segitiga dan hanya dalam waktu 18 bulan berhasil terjual lebih dari 1 juta potong.
Berubahnya gaya hidup dan meningkatnya kegemaran olahraga dan fitnes di kalangan wanita, membuat diciptakannya sport bra. Dirancang oleh Hinda Miller dan Lisa Rosenthal, bra dari kain lycra ini disebut Jogbra. Ini juga menjadi tahun pertama Victoria's Secret membuka tokonya di Palo Alto, California.
Berlanjut pada tahun 1980-an, bra sebagai pakaian dalam diperlakukan menjadi pakaian luar karena pengaruh tayangan televisi seperti Dallas dan Dynasty. Hingga akhirnya pada 1983, diciptakanlah bra tanpa pengait, yang bisa dikenakan saat memakai gaun dengan punggung terbuka.
Selanjutnya pada 1990, bra yang mampu menonjolkan belahan dada, bra kerucut yang sempat menjadi tren tahun 1940-an kembali populer karena model Eva Herzigova dan penyanyi Madonna. Selanjutnya pada tahun 2000 hingga saat ini, dengan berubahnya bentuk tubuh wanita dan ukuran payudara yang semakin besar dari rata-rata, produsen pun melakukan improvisasi.
Produsen membuat ukuran bra dari 28-58 dengan cup A-K. Dan kini Victoria's Secret menjadi retailer terbesar di Amerika yang menjual pakaian dalam wanita. Â