5 Cerita Pendek Anak TK Ini Dapat Dijadikan Mode Pembelajaran
- YouTube: Riri Cerita Anak Interaktif
VIVA – Cerita pendek anak TK menjadi salah satu media pembelajaran bagi anak dalam hal nilai-nilai dan moral hidup. Pada dasarnya setiap anak mendapatkan pelajaran-pelajaran dimulai dari usianya yang masih dini. Sehingga apa yang diajarkan akan terus tertanam dalam dirinya sampai besar. Salah satu cara menyampaikan pelajaran kepada anak adalah melalui sebuah cerita pendek.
Anak dinilai akan lebih paham dan mengerti terhadap pelajaran-pelajaran yang mereka dapat dengan mendengarkan. Maka dari itu berikut ini VIVA rangkumkan cerita pendek anak TK yang cocok untuk diberikan dan diceritakan kepada anak sebagai media pembelajaran.
1. Abu Nawas Mau Terbang
Cerpen Abu Nawas Mau Terbang
- YouTube: Naraya Channel
Dalam cerita pendek “Abu Nawas Mau Terbang” ini memiliki nilai moral yang dapat diajarkan kepada anak. Cerita pendek ini juga dapat menghibur anak agar belajar menjadi lebih menyenangkan bagi mereka. Seperti yang diketahui juga bahwa Abu Nawas memang dikenal sebagai tokoh yang yang lucu dan kocak dalam cerita pendek anak.
Dari cerita pendek anak ini dapat diambil nilai moralnya oleh anak yakni agar tidak langsung percaya kepada omongan orang lain begitu saja. Selain itu juga agar nantinya sang anak tidak cepat menyimpulkan sesuatu tanpa mengetahui terlebih dahulu kebenaran dan maksudnya dari perkataan orang lain. Seperti pada apa yang terjadi dalam cerita pendek ini yang pendudukan lakukan terhadap omongan si Abu.
2. Pasir dan Batu
Cerpen Pasir dan Batu
- YouTube: Bunda Elly
Cerita pendek “Pasir dan Batu” ini mengisahkan tentang sebuah persahabatan. Sehingga nantinya dapat menjadi pelajaran yang berharga dalam hidup bagi sang anak. Hal itu agar anak senantiasa dapat memaafkan sesama dan tidak menaru perasaan dendam kepada orang lain khususnya kepada teman baik atau sahabatnya selama kesalahan yang dilakukan masih dalam batas yang wajar.
Selain itu, nilai moral lainnya yang dapat diambil dari cerita pendek ini adalah agar anak tidak menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan suatu hal seperti misalnya perbedaan pendapat. Agar perbedaan juga dapat dihadapi dengan baik karena sahabat sejati sulit untuk dicari.